BERITA POPULER SUMBAR
3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang
sebanyak 226 pedagang Pasar Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi akan direlokasi ke lokasi baru
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah informasi menarik seputar Sumatera Barat dirangkum dalam berita populer Sumbar setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.
Pertama, Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Padang secara resmi telah memasuki asrama untuk menjalani rangkaian proses pemberangkatan menuju Tanah Suci, Kamis (23/4/2026).
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, menyatakan bahwa jemaah Kloter 1 ini langsung mengikuti program One Stop Service.
Kedua, Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Kamis (23/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.10 WIB, namun tinggi kolom abu dari letusan tidak dapat teramati.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Ahmad Rifandi, melalui keterangan resmi menyampaikan bahwa erupsi tersebut terekam jelas melalui alat seismogram.
Ketiga, sebanyak 226 pedagang Pasar Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi akan direlokasi ke lokasi baru di Nagari Pauh Duo Nan Batigo pada Selasa (28/4/2026) mendatang.
Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk mengatasi semrawutnya aktivitas perdagangan di lokasi lama, Nagari Alam Pauh Duo.
Baca selengkapnya berikut ini:
1. Kloter 1 Embarkasi Padang Masuk Asrama Haji, Dua Jemaah Gagal Berangkat Akibat Sakit
Suasana kesibukan mulai menyelimuti Asrama Haji Kota Padang pada Kamis (23/4/2026).
Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Padang secara resmi telah memasuki asrama untuk menjalani rangkaian proses pemberangkatan menuju Tanah Suci.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, menyatakan bahwa jemaah Kloter 1 ini langsung mengikuti program One Stop Service.
Program ini bertujuan untuk mempercepat layanan dokumen dan kesehatan bagi para tamu Allah dalam satu tempat yang terintegrasi.
Berdasarkan data terbaru, total jemaah yang masuk dalam manifest Kloter 1 berjumlah 391 orang.
Baca juga: Pemain Semen Padang FC Antusias Latihan, Imran Nahumarury Yakin Petik Poin di Stadion Segiri
Jumlah ini sedikit bergeser dari rencana awal yang seharusnya diisi oleh 393 orang jemaah calon haji.
M. Rifki menjelaskan adanya pengurangan dua orang jemaah tersebut disebabkan oleh faktor kesehatan.
“Ada persoalan kesehatan yang menyebabkan tertundanya keberangkatan dua orang jemaah kita," ungkapnya saat ditemui.
Akibat adanya jemaah yang jatuh sakit tersebut, terdapat dua kursi kosong atau open seat pada Kloter 1.
Pihak Kemenhaj berencana akan memberangkatkan kedua jemaah tersebut pada kloter berikutnya jika kondisi kesehatan mereka telah dinyatakan pulih dan laik terbang.
Baca juga: Semen Padang FC Lawan Borneo FC, Imran Nahumarury Tetap Optimis Meski 5 Pemain Kabau Sirah Absen
Untuk jadwal keberangkatan, Kloter 1 dijadwalkan tinggal landas menuju Madinah, Arab Saudi, pada pukul 01.00 WIB dini hari. Namun, proses sterilisasi jemaah sudah akan dimulai sejak pukul 22.00 WIB malam sebelumnya.
"Artinya pada pukul 22.00 WIB kita sudah mulai proses boarding. Sesuai aturan, lima jam sebelum waktu take off, seluruh proses di asrama haji sudah harus dilakukan," jelas M. Rifki.
Kakanwil menegaskan bahwa suasana Asrama Haji Padang pada dini hari nanti akan disulap layaknya terminal keberangkatan internasional.
Oleh karena itu, aturan keamanan penerbangan akan diberlakukan secara sangat ketat tanpa toleransi.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada para jemaah terkait barang bawaan. Jemaah diminta teliti dalam mengemas tas agar tidak membawa benda-benda yang dilarang dalam aturan keselamatan penerbangan internasional.
Baca juga: BNPB Tinjau Sepablock Semen Padang untuk Huntap, Soroti Produksi dan Distribusi
"Jangan sampai ada barang bawaan yang menyulitkan saat pemeriksaan X-ray. Perlu diingat, satu jarum saja itu bisa ditemukan oleh mesin X-ray. Jadi sebaiknya dipisahkan alat-alat yang membahayakan," tegasnya.
Sebanyak 391 orang jemaah ini akan menjadi rombongan pembuka bagi total 14 kloter yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Padang.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji yang berangkat dari Embarkasi Padang tahun 2026 mencapai 5.402 orang.
Dari belasan kloter tersebut, terdapat satu kloter gabungan yakni Kloter 5 (Sumbar-Bengkulu).
Menariknya, dalam musim haji kali ini, terdapat jemaah dengan usia yang sangat muda, yakni 15 tahun.
Baca juga: Agenda Wali Kota Padang Hari Ini: Fadly Amran Lepas Jemaah Haji Lalu Bertolak ke Bukittinggi
"Ini adalah pelimpahan porsi dari orang tuanya dan sudah dibolehkan anak usia 13 tahun mendapatkan pelimpahan porsi haji dari ayah atau ibunya," tambah M. Rifki menjelaskan fenomena jemaah remaja tersebut.
Di akhir keterangannya, Kakanwil menitipkan pesan agar seluruh jemaah menjaga fisik, mengingat cuaca di Arab Saudi saat ini jauh lebih ekstrem dibanding Indonesia.
Jika di Padang suhu 31 derajat sudah dianggap panas, maka di Arab Saudi suhu terendahnya bisa mencapai 38 derajat Celcius.
2. Gunung Marapi Erupsi Pagi Ini, Durasi Dentuman 39 Detik, Warga Agam dan Tanah Datar Waspada Lahar
Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Kamis (23/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.10 WIB, namun tinggi kolom abu dari letusan tidak dapat teramati.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Ahmad Rifandi, melalui keterangan resmi menyampaikan bahwa erupsi tersebut terekam jelas melalui alat seismogram.
“Telah terjadi erupsi Gunung Marapi pada pukul 05.10 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25,4 mm dan durasi kurang lebih 39 detik,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, meskipun kolom abu tidak terlihat secara visual, aktivitas vulkanik Gunung Marapi masih tergolong aktif dan perlu diwaspadai. Hingga saat ini, status Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada).
Seiring dengan kondisi tersebut, masyarakat di sekitar kawasan gunung, termasuk pendaki dan wisatawan, diminta untuk tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 4,5 kilometer dari pusat erupsi, yakni Kawah Verbeek.
Baca juga: Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar Hari Ini 23 April 2026, Kota Padang Berawan dan Bukittinggi Hujan
“Rekomendasi ini harus dipatuhi demi keselamatan bersama, mengingat potensi erupsi masih dapat terjadi sewaktu-waktu,” jelasnya.
Selain ancaman erupsi, Ahmad Rifandi juga mengingatkan potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, maupun bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan.
Menurutnya, material vulkanik yang terbawa air hujan berpotensi memicu banjir lahar yang dapat mengancam keselamatan warga di wilayah hilir.
Di sisi lain, jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).
Warga juga disarankan menggunakan pelindung tambahan untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.
Baca juga: 3 BERITA POPULER PADANG: Pencarian Bocah Hanyut Nihil, Mengubah Limbah Plastik dan Truk Rusak
“Selain itu, masyarakat perlu mengamankan sumber air bersih dari kontaminasi abu vulkanik, serta membersihkan atap rumah jika terjadi penumpukan abu yang cukup tebal agar tidak membahayakan struktur bangunan,” katanya.
Pihak PGA juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi yang kondusif dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks.
“Masyarakat diharapkan selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujarnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah di wilayah sekitar Gunung Marapi, seperti Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta untuk terus menjalin koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi.
Koordinasi tersebut penting untuk memastikan informasi terkini terkait aktivitas vulkanik dapat segera diterima dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait di daerah.
Sementara itu, masyarakat juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi secara mandiri melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang tersedia di Google Playstore, serta melalui situs resmi seperti magma.esdm.go.id, vsi.esdm.go.id, dan geologi.esdm.go.id.
Dengan masih fluktuatifnya aktivitas vulkanik ini, masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan guna meminimalisir risiko yang mungkin terjadi.
3. Urai Kemacetan, Pemkab Solok Selatan Relokasi 226 Pedagang Pasar Pekan Selasa ke Lokasi Baru
Sebanyak 226 pedagang Pasar Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi akan direlokasi ke lokasi baru di Nagari Pauh Duo Nan Batigo pada Selasa (28/4/2026) mendatang.
Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk mengatasi semrawutnya aktivitas perdagangan di lokasi lama, Nagari Alam Pauh Duo.
Selama ini, pedagang terpaksa berjualan hingga ke bahu jalan dan jembatan akibat lahan yang sudah tidak muat.
Kondisi tersebut tidak hanya memicu kemacetan parah di akses utama, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan serta mengurangi kenyamanan para pengunjung pasar.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop dan UKM Solok Selatan, Netty Lissandri, menyatakan bahwa pemindahan ini merupakan hasil dari perencanaan panjang. Lokasi baru tersebut sebenarnya telah mulai dibangun secara bertahap sejak tahun 2008 silam.
Baca juga: Keluarga Alceo Tuding RSUP M Djamil Kerahkan Karyawan Jadi Buzzer, Iming-imingi Rp5 Ribu per Komen
Pada awal pembangunannya, Dinas Pekerjaan Umum menyediakan dua unit los. Kemudian, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018, fasilitas pasar ditambah lagi dengan empat unit los untuk menampung lebih banyak pedagang.
"Relokasi ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih tertata, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat," ujar Netty, Kamis (23/4/2026).
Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh aspek administratif dan teknis telah dipersiapkan. Sejak tahun 2022 wacana ini digulirkan, dan baru pada awal 2026 ini implementasinya dipercepat secara signifikan.
Proses penentuan lokasi lapak atau lotting bagi para pedagang pun telah tuntas dilakukan pada 21 April 2026. Sebanyak 226 pedagang kini telah mengantongi posisi jualan mereka yang baru sesuai dengan zonasi masing-masing.
Netty menjelaskan, penataan dilakukan berdasarkan klasifikasi jenis dagangan. Nantinya, akan ada area khusus untuk pedagang ayam dan ikan, los sayuran, zona kuliner, hingga blok pakaian agar pasar lebih rapi.
Baca juga: PT Semen Padang Salurkan 250 Zak Semen Dukung Program TMMD 128 di Padang Pariaman
Koordinasi pemindahan ini dipimpin langsung oleh Camat Pauh Duo. Hal ini dikarenakan relokasi melibatkan perpindahan lintas wilayah antara Nagari Alam Pauh Duo sebagai lokasi lama dan Nagari Pauh Duo Nan Batigo sebagai tempat baru.
Akses menuju lokasi baru dipastikan lebih representatif bagi kendaraan. Pasar ini terhubung dengan jalur lingkar Durian Capang Tigo yang menembus hingga ke wilayah Taratak Bukareh.
Untuk menunjang aktivitas di lokasi baru, pemerintah daerah sedang merampungkan instalasi infrastruktur dasar. Fokus utama saat ini adalah penyediaan air bersih melalui PDAM dan optimalisasi lampu penerangan jalan.
Meskipun mendapat pengawasan dari kabupaten, Pasar Pekan Selasa merupakan satu dari 29 pasar di Solok Selatan yang pengelolaannya berada di bawah wewenang pemerintah nagari.
Relokasi ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan ekonomi warga Pauh Duo. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan perputaran uang di pasar tradisional tersebut bisa semakin meningkat pasca pemindahan pekan depan. (*)
Populer Sumbar hari ini
Populer Sumbar
jemaah haji Padang
Jemaah Haji
Gunung Marapi Erupsi
erupsi Gunung Marapi
relokasi pedagang
Solok Selatan
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Bendungan Jebol Bikin Banjir, Kepala BGN Jamin MBG dan Jemaah Haji Kloter 1 |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Sidang Wanda Ditunda, Waspada Kenaikan Harga Barang dan Harimau Koto Sani |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Solar Industri Naik, Damkar Sijunjung Evakuasi Ular dan Netralitas Pilwana |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Waspada Kenaikan Harga, Kloter 1 Haji Sumbar dan Pria Gelapkan Motor Teman |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Dugaan Malpraktik di RSUP M Djamil hingga Harga Dexlite Tembus Rp24.650 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Jemaah-haji-termuda-di-Padang-2342026.jpg)