Beirta Populer Sumbar
4 Berita Populer Sumbar: Dugaan Keracunan Makanan di Pasbar, Lahan Rusak Disarankan Tanam Ubi
"Sampel makanan yang diduga sebagai penyebab, yakni bakso tusuk, sudah kami amankan untuk diperiksa lebih lanjut," jelasnya.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 25 orang dilaporkan mengalami keracunan makanan di Pasaman Barat, Sumbar.
- Petani Sumbar mulai alih tanam karena lahan belum bisa ditanami padi.
- Bupati resmikan 6 jembatan di Padang Pariaman saat efisiensi anggaran.
- Harga gambir Sumbar naik turun, petani hadapi ketidakpastian pasar.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar).
Ada berita terkait adanya anak-anak yang mengeluhkan sakit perut, mual hingga diare berdatangan ke Puskesmas Air Bangis, Pasaman Barat.
Anak-anak tersebut diduga sakit perut usai menyantap jajanan bakso tusuk bakar, sehingga diambil sampelnya untuk diperiksa lebih lanjut.
Kemudian, pemerintah daerah mengusulkan agar warga mulai melirik tanaman alternatif seperti jagung atau ubi kayu sebagai solusi mandiri di area lahan pertanian rusak berat akibat bencana.
Selanjutnya, enam jembatan strategis diresmikan di Kabupaten Padang Pariaman. Dan, dampak harga gambir naik turun di Sumbar.
Baca berita selengkapnya:
1. Dinkes Pasaman Barat Selidiki Penyebab Keracunan 25 Warga, Sampel Makanan Dikirim ke Labkesda
Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat mengusut penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di Jorong Pigogah, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.
Penyelidikan mendalam kini tengah dilakukan untuk mengungkap kandungan berbahaya di balik jajanan bakso tusuk yang diduga kuat menjadi pemicu tumbangnya 25 warga sejak Rabu (15/4/2026) malam.
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus ke lapangan guna melakukan penyelidikan epidemiologi (PE).
Langkah ini diambil segera setelah laporan jumlah korban terus bertambah hingga Kamis (16/4/2026) pagi, di mana mayoritas korbannya adalah anak-anak usia sekolah.
Baca juga: Update 25 Warga Pasaman Barat Diduga Keracunan Bakso Tusuk, Dinkes Kirim Sampel ke Labkesda
"Saat ini tim dinkes sedang melaksanakan investigasi lapangan dan penyelidikan epidemiologi, baik ke Puskesmas maupun langsung ke lokasi kejadian di Jorong Pigogah," ungkapnya saat dihubungi TribunPadang.com, Kamis (16/4/2026).
Fokus utama tim investigasi saat ini adalah mengumpulkan bukti-bukti fisik yang berkaitan erat dengan aktivitas konsumsi para pasien sebelum gejala muncul.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya tidak ingin gegabah dalam menentukan penyebab keracunan sebelum hasil uji ilmiah keluar dari otoritas laboratorium.
Tim di lapangan telah berhasil mengamankan sampel krusial yang akan menjadi kunci utama pengungkapan kasus ini.
Populer Sumbar hari ini
BERITA POPULER SUMBAR
Populer Sumbar
Sumatera Barat
Pascabencana
keracunan makanan
keracunan bakso bakar
Pasaman Barat
Afniwirman
| Waspada Hujan Lebat di Sumatera Barat hingga Pukul 21:30 WIB, BMKG Terbitkan Peringatan Dini |
|
|---|
| Lika-liku Kasus Kematian Pengamen Karim di Padang, 21 Hari Masih Temui Jalan Buntu |
|
|---|
| Tim SAR Sisir Sungai 2 Kilometer, Dewi Hayati Korban Banjir Pasaman Belum Ditemukan |
|
|---|
| Aliansi Masyarakat Peduli Karim Desak Wako Padang Copot Kasat Pol PP, Beri Waktu 4 Hari |
|
|---|
| Jaksa Tuntut Hukuman Mati Pengedar 50 Kg Sabu di Padang, Ari Badai Terbukti Jalankan Peran Krusial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Keracunan-bakso-bakar-di-Pasaman-Barat-1642026.jpg)