BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Tewas Terjebak Api, Penangkapan Bandar di Agam dan Gempa Guncang Pariaman

satu unit rumah  di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) pagi.

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Damkar Padang Pariaman
KEBAKARAN: Satu unit rumah di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia dan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp 100 juta. 

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

"Petugas yang telah mengantongi identitas dan pergerakan pelaku kemudian melakukan pengintaian hingga akhirnya melakukan penindakan di kediaman tersangka," katanya kepada wartawan saat konferensi pers ungkap kasus, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 2,6 Guncang Pariaman Senin Siang

Saat dilakukan penggerebekan, pelaku tidak berkutik dan langsung diamankan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang disimpan di beberapa tempat berbeda.

Detail Barang Bukti dan Temuan Sabu Palsu

Menurut Rully, dari hasil penggeledahan itu, ditemukan ratusan paket narkotika yang diduga siap diedarkan. Barang bukti terdiri dari 130 paket sabu dengan berat bersih mencapai 881,26 gram, kemudian pil ekstasi dan inex, serta ganja kering dengan berat sekitar 1,6 kilogram.

Penemuan tidak berhenti di situ, petugas juga menemukan zat yang diduga sebagai sabu palsu dengan berat sekitar 1,1 kilogram. Zat tersebut masih akan diuji lebih lanjut di laboratorium forensik guna memastikan kandungan sebenarnya.

Baca juga: Harga Emas di Padang Senin 6 April 2026: Satu Ameh Rp6.050.000

Selain narkotika, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran, seperti timbangan digital, plastik kemasan dalam berbagai ukuran, telepon genggam, hingga uang tunai yang diduga berasal dari hasil transaksi.

Jalur Distribusi Lintas Provinsi

"Dari keterangan sementara yang diperoleh, pelaku diketahui mendapatkan pasokan narkotika dari luar daerah. Sabu disebut berasal dari Provinsi Riau, sementara zat yang diduga sabu palsu didatangkan dari Provinsi Sumatera Utara," jelas Rully.

Barang-barang tersebut kemudian diolah dan dikemas ulang oleh pelaku dalam berbagai ukuran, mulai dari paket kecil hingga besar, untuk memudahkan distribusi.

Bahkan, sebagian dikemas menyerupai makanan ringan sebagai upaya mengelabui petugas dan masyarakat.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Ulu Gadut Padang, BPBD: Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

"Peredaran narkotika ini diduga telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan. Wilayah Bukittinggi menjadi salah satu sasaran utama karena dinilai strategis sebagai jalur perlintasan, sehingga memudahkan distribusi ke berbagai daerah di Sumatera Barat," ungkapnya.

Dampak Penyelamatan Jiwa dan Pengembangan Kasus

Pengungkapan kasus ini tidak hanya menghentikan aktivitas pelaku, tetapi juga berdampak besar dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan lebih dari 3.500 jiwa dapat terselamatkan dari potensi bahaya narkoba.

Sementara itu, pengembangan kasus masih terus dilakukan. Dua orang lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan ini masih dalam pengejaran.

Keduanya disebut memiliki peran penting, masing-masing sebagai pengendali dan pihak yang membantu peredaran narkotika di lapangan.

Petugas masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas, termasuk jalur distribusi dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam peredaran narkotika lintas daerah tersebut.

3. Gempa Berkekuatan Magnitudo 2,6 Guncang Pariaman Senin Siang

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved