BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Tewas Terjebak Api, Penangkapan Bandar di Agam dan Gempa Guncang Pariaman

satu unit rumah  di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) pagi.

Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Damkar Padang Pariaman
KEBAKARAN: Satu unit rumah di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia dan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp 100 juta. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Simak sejumlah informasi menarik seputar Sumatera Barat dirangkum dalam berita populer Sumbar pasca tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Pertama, satu unit rumah  di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia dan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Kedua, upaya peredaran narkotika berbagai jenis di wilayah Sumatera Barat berhasil digagalkan setelah seorang pria berinisial DN (29) ditangkap di kawasan Baso, Kabupaten Agam,  pada hari Sabtu (4/4/2026) lalu.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

Terakhir, BMKG melaporkan peristiwa gempa bumi yang mengguncang wilayah Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin (6/4/2026) siang.

Berdasarkan data resmi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 14.51 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,6.

Baca informasi selengkapnya berikut ini:

1. Rumah di Aur Malintang Padang Pariaman Terbakar, Satu Warga Meninggal Dunia Terjebak Api

Satu unit rumah  di Padang Lariang Barat, Nagari Aur Malintang Utara, Kabupaten Padang Pariaman, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah meninggal dunia dan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol PP Damkar) Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi saat aktivitas masyarakat baru saja dimulai.

Laporan mengenai kobaran api pertama kali diterima petugas pada pukul 08.15 WIB.

"Kami segera merespons laporan masyarakat. Satu menit setelah laporan masuk, unit pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman dan lokalisasi api," ujarnya saat dihubungi.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat dalam bentuk kepulan asap hitam yang membumbung tinggi.

Baca juga: Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Tak Hiraukan Hasil Borneo FC dan Persija

Tak berselang lama, lidah api mulai membesar dan merambat cepat ke seluruh bagian bangunan rumah milik seorang warga bernama Rosda (65).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved