Kebakaran di Agam

Diduga Korsleting Listrik, Ruko Dua Lantai Terbakar di Ampek Angkek Agam

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari kabel instalasi. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dari kebakaran.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Damkar Agam
KEBAKARAN RUKO- Kebakaran melanda dua unit ruko di Jorong Biaro, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (19/3/2026) dini hari. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari kabel instalasi. 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah ruko dua lantai dilanda kebakaran di Jorong Biaro, Nagari Biaro Gadang, Agam, pada dini hari.
  • Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.20 WIB.
  • Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari kabel instalasi.
  • Damkar Biaro memprediksi kerugian dua ruko tersebut mencapai Rp35 juta.

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Kebakaran melanda sebuah ruko dua lantai di Jorong Biaro, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (19/3/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Danru Damkar Biaro, Alex Youhendri, mengatakan pihaknya menerima laporan dari pelapor yang sedang berada di lokasi kejadian.

“Pelapor menghubungi petugas yang sedang piket, kemudian tim langsung berangkat menuju lokasi,” ujarnya.

Baca juga: Waspada Kebakaran Saat Libur Lebaran, Catat Daftar Kontak Damkar dan Tips Aman Tinggalkan Rumah

Ia menjelaskan, jarak lokasi kebakaran dari pos pemadam sekitar 2 kilometer dengan waktu tanggap (response time) sekitar 2 menit.

Objek yang terbakar merupakan ruko dua lantai milik seorang warga bernama Nofri Repelita (58), yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Untuk memadamkan api, Damkar Agam mengerahkan dua unit armada dengan 15 personel, serta bantuan satu unit armada dari Kota Bukittinggi.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 60 menit hingga api berhasil dikendalikan oleh Damkar Biaro, Kabupaten Agam.

Baca juga: Kebakaran Masjid Raya Ahlussunah di Padang, Api Terlihat Sudah Besar di Kubah

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari kabel instalasi. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dari kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, Damkar Biaro memprediksi kerugian dua ruko tersebut mencapai Rp35 juta.

"Tidak ada korban jiwa, kerugian kebakaran terhitung Rp35 juta," tambahnya.

Alex Youhendri kembali mengeluarkan imbauan agar masyarakat waspada terhadap potensi kebakaran.

Untuk mengantisipasi kebakaran bisa dengan dilakukan pengecekan terhadap aliran listrik, barang-barang elektronik yang terhubung ke listrik, kompor, dan lainnya. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved