Lebaran 2026

Amankan Arus Mudik Lebaran 2026, Polres Solok Siapkan 3 Pos di Jalur Padang-Solok

Polres Solok mendirikan sebanyak tiga pos dalam rangka mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polres Solok
PENGATURAN LALU LINTAS- Petugas dari Satlantas Polres Solok Arosuka melakukan pengaturan arus lalu lintas. Polres Solok mendirikan sebanyak tiga pos dalam rangka mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Operasi Ketupat 2026 digelar mulai tanggal 13 Maret hingga 28 Maret 2026.
  • Polres Solok mendirikan sebanyak tiga pos dalam rangka mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
  • Polres Solok mengingatkan masyarakat yang akan melakukan mudik atau perjalanan jauh untuk memastikan kondisi kendaraannya.

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Polres Solok mendirikan sebanyak tiga pos dalam rangka mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, saat dihubungi TribunPadang.com pada Minggu (8/3/2026).

"Untuk Operasi Ketupat 2026, Polres Solok ada tiga pos," kata Iptu Rido.

Ia merincikan, terdapat dua Pos Pelayanan (Posyan) yang direncanakan berdiri di Koto Baru Selayo dan Lubuk Selasih.

Baca juga: Cek Jadwal One Way Padang-Bukittinggi, Dishub Sumbar Terapkan Sistem Satu Arah Berbasis Waktu

Kemudian, satu Pos Pengamanan (Pospam) akan ditempatkan di kawasan Alahan Panjang.

"Pos ini akan selesai didirikan pada tanggal 12 Maret 2026. Sedangkan pos ini akan diisi petugas gabungan dari tanggal 13 Maret sampai 28 Maret 2026," ujarnya.

Rido menjelaskan, petugas gabungan tersebut terdiri dari prajurit TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, tenaga kesehatan, dan dinas PU.

"Himbauan menjelang aur mudik dan arus balik Lebaran. Karena tingginya tingkat atau volume kendaraan yang melewati jalur Padang-Solok maupun sebaliknya," katanya.

Baca juga: Dishub Sumbar Sebut Jalur Sicincin–Malalak Rusak, Tak Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Khusus di jalur kawasan Sitinjau Lauik, sering terjadi kemacetan atau antrean kendaraan.

Oleh karena itu, Rido mengimbau para pengguna jalan agar berhati-hati, melengkapi perlengkapan berkendara, serta mengecek kesiapan peralatan.

Selain itu, pengecekan kondisi kendaraan bermotor seperti ban dan komponen lainnya juga sangat penting.

"Karena di jalur Padang-Solok tepatnya di kawasan Sitinjau Lauik sering terjadi kemacetan dan kecelakaan, sehingga dimint untuk berhati-hati," sebutnya.

Baca juga: Penerbangan Umrah BIM ke Jeddah Tutup Sementara, Jemaah Asal Sumbar Bisa Transit via Malaysia

Rido menyampaikan bahwa per hari ini kendaraan angkutan barang masih beroperasi.

Nantinya, akan ada pembatasan sesuai dengan SK Gubernur, sehingga pemberlakuan pembatasan operasional angkutan barang.

"Kecuali angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan angkutan sembako dan laian-lain," sebutny.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved