Berita Populer Sumbar
4 Berita Populer Sumbar: Dugaan Korupsi UIN Imam Bonjol, Kebakaran di Simpang Stasiun Bukittinggi
Sebelumnya, sempat beredar potongan surat pemanggilan klarifikasi yang dikaitkan dengan dugaan korupsi di UIN Imam Bonjol.
Ringkasan Berita:
- Kejati Sumbar menyelidiki dugaan korupsi di UIN Imam Bonjol Padang.
- Sebanyak tiga petak tempat usaha di Simpang Stasiun, Bukittinggi terbakar.
- Terjadi longsor di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, akibat hujan lebat.
- Ribuan warga memadati Hot Waterboom Pauh Duo dalam Sarantau Sasurambi Balimau Season V.
TRIBUNPADANG.COM - Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar).
Terdapat berita Kejati Sumbar menyelidiki dugaan korupsi di UIN Imam Bonjol Padang. Kasus masih dalam tahap penyelidikan. Dan, lebih dari 10 orang telah diperiksa untuk klarifikasi.
Kemudian, sebanyak tiga petak tempat usaha di Simpang Stasiun, Bukittinggi terbakar. Objek terbakar meliputi warung bakso, nasi, dan soto Padang di kawasan padat aktivitas.
Selanjutnya, terjadi longsor di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, akibat hujan lebat. Longsor menutupi sebagian badan jalan di KM 66, mengganggu arus lalu lintas.
Baca juga: Wali Kota Padang Resmi Kukuhkan Duta GenRe 2026, Fathir dan Nikita Jadi Pemenang
Selain itu, terdapat juga berita dimana ribuan warga memadati Hot Waterboom Pauh Duo dalam Sarantau Sasurambi Balimau Season V, Sabtu (14/2/2026).
Acara dimeriahkan gowes 20 km, pembagian makanan gratis, dan hiburan Khairad KDI.
Baca berita selengkapnya:
1. Kejati Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi di UIN Imam Bonjol, Lebih dari 10 Orang Diperiksa
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat membenarkan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.
Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar, Fajar Mufti, mengatakan proses penyelidikan saat ini masih berjalan.
Sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
“Iya, saat ini masih tahap penyelidikan. Beberapa orang sudah kita mintai keterangan dan prosesnya masih berlangsung,” kata Fajar Mufti kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Baca juga: Hakim Tolak Praperadilan BSN, Kejari Padang Lanjutkan Kasus Korupsi KMK, Tersangka Segera Dipanggil
Menurutnya, lebih dari 10 orang telah diperiksa oleh tim jaksa dalam rangka mengumpulkan bahan dan keterangan awal guna memastikan ada atau tidaknya peristiwa hukum dalam kasus tersebut.
Fajar menjelaskan, pada tahap penyelidikan, pihaknya fokus menelusuri indikasi awal dugaan tindak pidana, baik yang mengarah pada ranah pidana maupun perdata.
“Di tahap ini kita mencari dan memastikan dulu apakah ada peristiwa hukumnya. Kalau memang ditemukan unsur pidana, tentu akan kita tingkatkan ke tahap selanjutnya,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh pihak yang dianggap mengetahui atau terkait dengan perkara tersebut berpotensi dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk pimpinan kampus jika memang dibutuhkan.
Baca juga: Kejati Sumbar Sidik Dermaga Bajau Pulau Siberut Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Tunggu Audit BPKP
“Semua pihak bisa saja dimintai keterangan sesuai kebutuhan penyelidikan. Kita akan melihat perkembangan dan hasil pendalaman yang dilakukan tim,” ujarnya.
Sebelumnya, sempat beredar potongan surat pemanggilan klarifikasi yang dikaitkan dengan dugaan korupsi di UIN Imam Bonjol.
Surat pemanggilan klarifikasi itu berkaitan dengan dugaan korupsi pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol Padang tahun 2019-2022 dan pengelolaan alat berat (excavator dan dump truck) tahun 2024-2025.
Dalam surat perintah penyelidikan kepala Kejati Sumbar bernomor 03/L.3/Fd.1/01/2026 tanggal 29 Januari 2026 terdapat 15 nama yang akan dipanggil. 15 nama itu dijadwalkan hadir secara bertahap pada 2 hingga 9 Februari 2026.
Namun hingga kini, Kejati Sumbar belum merinci secara detail objek perkara yang tengah diselidiki dan masih terus melakukan pendalaman lebih lanjut.
2. Tiga Petak Tempat Usaha Terbakar di Simpang Stasiun Bukittinggi, 8 Armada Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda tiga petak tempat usaha di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Stasiun, Kelurahan ATTS, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 18.12 WIB.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan karena lokasi berada di kawasan padat aktivitas.
Api diketahui membakar sejumlah lapak usaha kuliner yang berada di pinggir jalan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang menghubungi Mako DPKP Bukittinggi terkait adanya kebakaran di Simpang Stasiun.
Baca juga: Jalan Padang-Bukitinggi Putus di Dekat Mega Mendung Sudah Diperbaiki, Akses Kendaraan Masih Lumpuh
“Begitu menerima laporan, Regu Piket Jaya langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Respons time kita sekitar satu menit sampai di lokasi,” ujar Joni Feri.
Objek yang terbakar merupakan tiga petak tempat usaha, masing-masing warung bakso, warung nasi, dan warung soto Padang.
Untuk memadamkan api, DPKP Bukittinggi mengerahkan enam armada dari Kota Bukittinggi dan mendapat bantuan dua armada dari Kabupaten Agam.
Sebanyak 35 personel diturunkan ke lokasi guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain.
“Kita melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan pendinginan agar tidak ada titik api yang tersisa. Setelah itu, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait upaya pencegahan kebakaran,” jelasnya.
Baca juga: Nagari Tuo Pariangan: Permata Tersembunyi di Lereng Gunung Marapi
Joni mengakui sempat terjadi kendala di perjalanan menuju lokasi akibat kemacetan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.
Meski demikian, petugas tetap dapat tiba dengan cepat dan mengendalikan api.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, taksiran kerugian materiil akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha kuliner, untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kompor dan instalasi listrik di tempat usaha.
3. Longsor Tutupi Jalur Lembah Anai, Polisi Berlakukan Buka Tutup Lalu Lintas
Arus lalu lintas di kawasan jalur Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami gangguan akibat bencana tanah longsor pada Sabtu (14/2/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com, longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari tadi.
Intensitas hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama menyebabkan material tanah dari tebing di sekitar jalan runtuh dan menutupi sebagian badan jalan.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan peristiwa tersebut.
Baca juga: Update Peringatan Dini Cuaca Sumbar, Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 20.00 WIB
Ia menyampaikan bahwa longsor terjadi di KM 66 jalur Lembah Anai.
“Dapat kami laporkan pada hari ini, Sabtu, sekira pukul 19.00 WIB telah terjadi bencana tanah longsor di kawasan jalur Lembah Anai di KM 66,” ujar AKP Pifzen Finot saat dikonfirmasi TribunPadang.com.
Menurutnya, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian ruas jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas secara normal.
Untuk mengantisipasi kemacetan total sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, pihak kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.
“Akibat tanah longsor tersebut, arus lalu lintas terpaksa kita berlakukan sistem buka tutup,” jelasnya.
Ia menyebutkan, antrean kendaraan cukup panjang terjadi dari kedua arah, baik dari arah Kota Padang menuju Padang Panjang maupun sebaliknya.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Baca juga: Cegah Bencana Berulang, Pemprov Sumbar akan Bongkar Paksa Bangunan di Lembah Anai
Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk percepatan pembersihan material longsor agar akses jalan bisa kembali normal.
Finot mengimbau para pengendara yang melintasi jalur tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama melintas di kawasan Lembah Anai,” ujarnya.
Jalur Lembah Anai sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan longsor, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi.
Pengendara diharapkan tetap memantau informasi terkini sebelum melakukan perjalanan melalui jalur tersebut.
4. Sambut Ramadan, Sarantau Sasurambi Balimau Season V di Solok Selatan Berlangsung Meriah
Ribuan warga memadati kawasan Hot Waterboom Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, dalam perayaan tradisi Sarantau Sasurambi Balimau Season V, Sabtu (14/2/2026).
Tradisi menyambut Ramadan ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan mulai dari gowes bersama sejauh 20 kilometer, pembagian makanan gratis, hingga penampilan artis Khairad KDI yang menghibur masyarakat.
Kegiatan diawali dengan gowes bersama jajaran Forkopimda dari Kantor Bupati menuju Pauh Duo. Aktivitas tersebut menjadi simbol kesiapan fisik dan mental masyarakat dalam menyambut ibadah puasa.
Baca juga: Harga Pangan di Solok Selatan Pekan Kedua Februari 2026: Beras Turun, Telur dan Cabai Naik
Setibanya di lokasi, suasana semakin semarak. Ribuan warga dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti rangkaian acara di kawasan pemandian air panas tersebut.
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi balimau bukan sekadar mandi menggunakan jeruk nipis dan wewangian alami, melainkan memiliki makna spiritual mendalam.
“Balimau di Sumatera Barat bukan sekadar mandi keramas. Lebih dari itu, ia adalah perlambang pembersihan diri sebelum kita memasuki gerbang bulan suci,” ujar Yulian di hadapan masyarakat.
Ia menjelaskan, Ramadan merupakan momentum untuk membersihkan diri, saling memaafkan, serta meningkatkan kualitas ibadah.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan sengaja mengemas tradisi ini dengan sentuhan olahraga dan hiburan tanpa menghilangkan nilai religiusnya. Selain hiburan dari Khairad KDI, acara juga diisi dengan tausiyah oleh Hadi Hidayat.
Panitia juga membagikan kupon makanan dan minuman gratis kepada pengunjung sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang Ramadan.
Baca juga: Pemkab Solok Selatan Amankan Dana Non-APBD Rp 264 Miliar, Fokus Infrastruktur dan Air Bersih
“Ini bukan sekadar kemeriahan, tetapi momentum memperbaiki diri dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” tambah Yulian.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal. Pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi turut merasakan peningkatan transaksi selama acara berlangsung.
Menjelang siang, acara ditutup dengan pengundian berbagai hadiah menarik. Namun, pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan semangat berbagi.
Sarantau Sasurambi Balimau Season V pun diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat Solok Selatan untuk menyambut bulan suci dengan kesiapan spiritual dan kebersamaan.(*)
| 4 Berita Populer Sumbar: Toyota Calya Tabrak Mobil Carry, WALHI Desak Penutupan Tambak Bermasalah |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Bendungan Jebol Bikin Banjir, Kepala BGN Jamin MBG dan Jemaah Haji Kloter 1 |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Sidang Wanda Ditunda, Waspada Kenaikan Harga Barang dan Harimau Koto Sani |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Solar Industri Naik, Damkar Sijunjung Evakuasi Ular dan Netralitas Pilwana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/uin-ib-k.jpg)