Kabupaten Dharmasraya

Jelang Ramadan Satlantas Polres Dharmasraya Perketat Lintas Sumatera, Periksa SIM hingga STNK

Polres Dharmasraya mulai meningkatkan kewaspadaan terkait keselamatan berkendara di wilayah hukumnya.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Polres Dharmasraya
HIMBAUAN: Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya mulai meningkatkan kewaspadaan terkait keselamatan berlalu lintas di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil menyusul semakin dekatnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat di jalan raya. 

Ringkasan Berita:
  • Polres Dharmasraya perketat imbauan keselamatan di Jalan Lintas Sumatera jelang Ramadhan.
  • Polisi prediksi arus kendaraan meningkat dan risiko kecelakaan bertambah.
  • Satlantas fokus edukasi pengendara soal rambu, helm, sabuk pengaman, dan larangan ponsel.
  • Pengendara diminta cek rem, ban, lampu, dan wiper sebelum perjalanan jauh.
  • Polisi ingatkan defensive driving dan wajib bawa SIM serta STNK saat berkendara.

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Dharmasraya mulai meningkatkan kewaspadaan terkait keselamatan berkendara di wilayah hukumnya.

Langkah ini diambil polisi guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang memicu peningkatan mobilitas masyarakat.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, melalui Kasat Lantas Polres Dharmasraya, IPTU Wahyuli Amra, menegaskan bahwa edukasi publik menjadi kunci utama dalam menekan angka fatalitas kecelakaan. Hal ini disampaikan dalam pada awak media, Jumat (13/3/2026).

Pihak kepolisian menaruh perhatian khusus pada aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau yang dikenal dengan istilah Kamseltibcarlantas. 

Fokus ini bukan tanpa alasan, mengingat tantangan geografis dan kepadatan arus kendaraan di wilayah tersebut.

Baca juga: Truk Gagal Menanjak di Sitinjau Lauik Pagi Ini, Arus Lalu Lintas Padang-Solok Ramai Lancar

IPTU Wahyuli Amra menjelaskan, imbauan ini juga merupakan respons cepat terhadap beberapa insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. 

Sebagian besar kejadian tersebut berlokasi di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalisum) yang melintasi wilayah Dharmasraya.

"Kami dari Satuan Lalu Lintas terus berupaya mengingatkan pengendara agar lebih mawas diri. Tujuan utama kami adalah memastikan setiap warga yang menggunakan jalan raya bisa sampai ke tujuan dengan selamat," ujar Wahyuli dalam keterangannya.

Poin pertama yang ditekankan oleh pihak kepolisian adalah kepatuhan mutlak terhadap aturan dan rambu lalu lintas. 

Pelanggaran terhadap marka jalan atau lampu pengatur lalu lintas dinilai sebagai pemicu awal terjadinya kecelakaan fatal sekaligus pelanggaran hukum yang dapat dipidana.

Baca juga: Jelang Ramadan, Cek Harga Pangan Solok Selatan: Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu per Kg

Selain aturan teknis, atribut keselamatan standar menjadi syarat yang tidak bisa ditawar. Bagi pengendara roda dua, penggunaan helm berstandar SNI adalah kewajiban, begitu pula dengan sabuk pengaman bagi pengemudi serta penumpang mobil.

Polres Dharmasraya juga menyoroti kebiasaan buruk penggunaan ponsel saat berkendara. Wahyuli mengingatkan bahwa konsentrasi yang terbelah meski hanya beberapa detik dapat berujung pada situasi berbahaya bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Aspek kelayakan kendaraan turut menjadi perhatian dalam sosialisasi ini. Masyarakat diminta melakukan pengecekan rutin terhadap komponen vital kendaraan, seperti sistem pengereman, kondisi ban, serta lampu isyarat atau lampu sein.

Kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Sumatera Barat juga menuntut fungsi perangkat tambahan seperti wiperkaca berfungsi optimal. Hal ini sangat krusial untuk menjaga jarak pandang pengemudi tetap jernih saat hujan deras mengguyur.

Baca juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar Hari Ini, Hujan Ringan Mendominasi

Lebih lanjut, pihak Satlantas mengajak para sopir dan pengendara untuk menerapkan prinsip defensive driving. Prinsip ini mengedepankan pengendalian emosi dan sikap tidak agresif, serta menjaga jarak aman antar-kendaraan guna mengantisipasi pengereman mendadak.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved