Berita Populer Sumbar
3 Berita Populer Sumbar: Polemik Sampah Bukittinggi, Bupati Pessel Gabung PSI dan Kasus Nenek Saudah
Kadis DLH Bukittinggi Aldiasnur menyebut pembuangan sampah ke TPA Air Dingin berdasarkan perjanjian kerja sama dengan Pemko Padang.
Ia menyebut, keinginan agar Hendrajoni memimpin PSI Sumbar datang dari banyak kader di daerah.
“Kemungkinan Pak Hendrajoni menjadi Ketua DPW PSI Sumbar sangat besar. Banyak kader berharap beliau bisa memimpin, melihat kapasitasnya sebagai kepala daerah dua periode dan pengalamannya pernah memimpin DPW NasDem Sumbar,” jelasnya.
Menurut Nofria, bergabungnya Hendrajoni juga menumbuhkan optimisme baru bagi PSI dalam menghadapi kontestasi politik ke depan, baik pemilihan kepala daerah maupun pemilu legislatif.
“Kami sangat optimistis dengan perolehan suara PSI ke depan. Rekam jejak Pak Hendrajoni sebagai tokoh politik dan birokrasi di Sumbar menjadi modal besar bagi partai,” katanya.
Diketahui, Hendrajoni merupakan tokoh senior di kancah politik Sumatera Barat.
Baca juga: 8 Fakta PSM Makassar vs Semen Padang: Juku Eja Perpanjang Rekor Buruk, Kabau Sirah Masih Zona Merah
Sebelum bergabung dengan PSI, ia pernah memimpin dua partai besar, yakni menjabat Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pesisir Selatan pada 2016 dan Ketua DPW Partai NasDem Sumbar pada 2019.
Hendrajoni juga dikenal sebagai Bupati Pesisir Selatan dua periode, masing-masing pada 2016–2021 dan 2025–2030. Ia merupakan suami dari anggota DPR RI Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni.
Gerus Suara Nasdem
Sementara itu, Pakar politik Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, Prof Asrinaldi, menilai keputusan Hendrajoni bergabung dengan PSI berpotensi berdampak signifikan terhadap peta kekuatan politik di daerah, khususnya bagi Partai NasDem.
Menurut Asrinaldi, basis suara yang selama ini melekat pada sosok Hendrajoni diperkirakan akan ikut bergeser ke PSI.
“Perpindahan ini pasti berdampak pada suara NasDem. Hendrajoni adalah tokoh kuat dan itu terbukti dari perolehan suaranya pada Pilkada Pesisir Selatan lalu. Kepergiannya tentu menjadi kerugian bagi NasDem di daerah tersebut,” ujar Asrinaldi kepada TribunPadang.com, Senin (2/2/2026).
Baca juga: Waspadai Virus Nipah, Pakar Unand: Fatalitas Tinggi Meski Belum Ditemukan Menular Antarmanusia
Sebaliknya, kondisi ini dinilai menjadi keuntungan besar bagi PSI. Asrinaldi menyebut, basis suara Hendrajoni berpotensi menjadi tambahan signifikan bagi PSI di Pesisir Selatan.
“Suara Hendrajoni sangat signifikan pada pilkada kemarin. Basis suara itu berpotensi berpindah dan menjadi kekuatan baru bagi PSI,” jelasnya.
Ia menambahkan, pergeseran tersebut tidak hanya menjadi ancaman bagi NasDem di Pesisir Selatan, tetapi juga dapat berimbas pada peta politik di tingkat Sumatera Barat.
“Ini bisa menjadi ancaman serius bagi basis suara NasDem, baik di Pesisir Selatan maupun secara lebih luas di Sumbar,” sambungnya.
BERITA POPULER SUMBAR
Populer Sumbar
Sumatera Barat
nenek Saudah
Bukittinggi
TPA Air Dingin
PSI
Hendrajoni
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Wagub Vasko Kecelakaan, Kantor Gubernur di Demo dan Sopir Bawa Kabur Uang |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Pelaku Penusukan di Pasbar, Gelapkan Uang Rekan Bisnis dan Kabar Jalan Tol |
|
|---|
| 3 Berita Populer Sumbar: Jalan Ambles Padang Pariaman, Laka Maut Solok & Pemicu Longsor Tambang Emas |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Identitas Pemilik Tambang, Banjir Tanah Datar dan Satu Abad Gempa Besar |
|
|---|
| 4 Berita Populer Sumbar: Tambang Emas di Sijunjung Makan Korban hingga Dampak Banjir di Tanah Datar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kota-Bukittinggi-menyumbang-sebanyak-80-hingga-85-ton-sampah-setiapdota-Padang.jpg)