Wisata Sumatera Barat
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sumbar Anjlok 12 Persen, Turis Australia Turun Paling Drastis!
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar dilihat Senin (12/1/2026), jumlah wisatawan mancanegara ke Sumbar 6.611 kunjungan.
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat turun 12,88 persen pada November 2025, hanya 6.611 kunjungan via BIM.
- Turis Australia mencatat penurunan terdalam hingga 54,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
- Malaysia masih mendominasi asal wisatawan mancanegara, namun jumlahnya ikut menyusut.
- Penurunan wisman berdampak pada TPK hotel berbintang yang turun ke 45,55 persen.
- Di tengah tren ini, perjalanan wisatawan nusantara justru naik tipis.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kabar kurang baik datang dari sektor pariwisata Ranah Minang pada penghujung tahun 2025.
Data terbaru menunjukkan angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumbar mengalami penurunan cukup signifikan selama periode November 2025 melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar dilihat Senin (12/1/2026), jumlah wisatawan mancanegara ke Sumbar tercatat sebanyak 6.611 kunjungan.
Angka ini merosot sebesar 12,88 persen jika dibandingkan dengan capaian pada bulan Oktober 2025 yang sempat menyentuh angka 7.588 kunjungan.
Dari daftar 10 negara utama, pelancong asal Australia mencatatkan penurunan paling dalam.
Baca juga: 6 Fakta Semen Padang FC Dipermalukan Persis Solo di Kandang, Penalti Gagal hingga Ultimatum Dejan
Kunjungan turis dari Negeri Kanguru tersebut terjun bebas sebesar 54,81 persen, di mana pada bulan sebelumnya mencapai 270 orang namun kini hanya tersisa 122 orang.
Penurunan wisatawan mancanegara ke Sumbar juga terlihat dari pasar Amerika Serikat dan Prancis yang masing-masing terkoreksi hingga 50 persen dan 44,59 persen.
Lesunya kedatangan turis asing berimbas langsung pada bisnis akomodasi. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat kini berada di angka 45,55 persen.
Angka tersebut turun 1,60 poin dibandingkan bulan Oktober yang berada di posisi 47,15 persen.
Kondisi lebih memprihatinkan terlihat pada hotel nonbintang yang hanya mencatatkan okupansi sebesar 14,42 persen.
Baca juga: Pasoepati Riau Tempuh 300 KM ke Padang, Saksikan Kemenangan Persis Solo 3-2 Lawan Semen Padang FC
Meski kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumbar sedang melemah, Malaysia masih tetap menjadi pasar paling setia.
Sebanyak 5.205 warga Malaysia tetap berkunjung ke Sumatera Barat, meskipun angka tersebut tetap lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 5.879 kunjungan.
Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing maupun domestik di hotel berbintang juga turun menjadi 1,26 malam.
Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara sedikit memberi angin segar dengan mencatatkan 1.666.644 perjalanan, atau naik tipis 0,31 persen.
Kendati demikian, penurunan drastis pada segmen mancanegara tetap menjadi tantangan besar.
Upaya ekstra diperlukan agar daya tarik wisatawan mancanegara ke Sumbar kembali pulih menjelang musim liburan akhir tahun.(*)
| Tembus 1,6 Juta Orang! Simak 10 Daerah di Sumbar Paling Banyak Diserbu Wisatawan Nusantara |
|
|---|
| Daftar 10 Negara Asal Wisatawan Mancanegara ke Sumbar, Malaysia Terbanyak Disusul Singapura |
|
|---|
| Aneka Jajanan Murah di Panorama Kelok Tamam Tanah Datar, Kudapan Dijual Seribu Rupiah |
|
|---|
| Panorama Kelok Tamam Tanah Datar, Lokasi Nikmat Menyeduh Kopi dengan View Bukit nan Indah |
|
|---|
| Cukup Bayar Rp5 Ribu, Sudah Bisa Menikmati Objek Wisata Tapian Ratu Camp di Ngarai Sianok Agam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pelataran-Jam-Gadang-Kota-Bukittinggi-ramai-oleh-wisatawan.jpg)