Wisata Sumatera Barat

Daftar 10 Negara Asal Wisatawan Mancanegara ke Sumbar, Malaysia Terbanyak Disusul Singapura

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kenaikan pada Juni 2025 dibanding bulan sebelumnya.

|
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Afrizal
JUMLAH WISATAWAN ASING - Dokumentasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM) gerbang masuknya wisawatan asing ke Sumbar. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kenaikan pada Juni 2025 dibanding bulan sebelumnya. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kenaikan pada Juni 2025 dibanding bulan sebelumnya.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar yang dirilis 1 Agustus 2025 mencatat, 8.621 turis asing tiba melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), naik 3,72 persen dari bulan sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh jumlah wisatawan mancanegara Malaysia dan Singapura yang paling banyak berkunjung.

Pada Juni 2025, jumlah wisatawan Malaysia memimpin dengan 5.855 kunjungan. Posisi kedua ditempati Singapura dengan 495 kunjungan.

Lonjakan kunjungan dari Singapura bahkan tercatat paling tinggi, naik 123,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga: Ralat Jadwal KMP Gambolo Agustus 2025, Ada Perubahan di Tanggal 22 dan 25

Selain kedua negara tersebut, Sumbar juga menarik wisatawan mancanegara dari berbagai belahan dunia. Berikut 10 negara asal wisman terbanyak yang datang ke Sumbar:

  1. Malaysia (5.855 kunjungan)
  2. Singapura (495 kunjungan)
  3. Australia (343 kunjungan)
  4. Amerika Serikat (146 kunjungan)
  5. Selandia Baru (74 kunjungan)
  6. Inggris (57 kunjungan)
  7. Spanyol (44 kunjungan)
  8. Prancis (35 kunjungan)
  9. Afrika Selatan (35 kunjungan)
  10. Tiongkok (32 kunjungan)

Baca juga: Dorong Ekonomi Lokal, Wagub Sumbar Serahkan Induk Unggul Lele kepada Pembudidaya di Pariaman

Selain dari 10 negara tersebut, sisanya berasal dari negara lainnya yang tidak dirinci per negara, berjumlah 1.505 kunjungan.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ini berdampak langsung pada tingkat hunian hotel.

Tercatat, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumbar mencapai 45,32 persen, naik 2,11 poin dari bulan sebelumnya.

TPK hotel non-bintang juga mengalami kenaikan 2,27 poin menjadi 18,13 persen. Tingkat hunian ini menunjukkan bahwa fasilitas penginapan di Sumbar mampu menampung lonjakan turis asing.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang tercatat sebesar 1,18 malam, sedikit turun 0,02 malam dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga melonjak menjadi 2.005.118 perjalanan, naik 13,71 persen. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved