Kota Padang

Kegiatan Pesantren Ramadan Belum Dimulai, Remaja di Padang Terlibat Balap Liar

"Sekarang masih libur sekolah, belum ada kegiatan Pesantren Ramadan. Kemudian juga pengaruh teman dan ikut-ikutan atau ajakan teman," ujar Afrides.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polresta Padang
PENGAMANAN BULAN RAMADAN- Petugas Timsus Bravo Polresta Padang mendata sejumlah remaja dan pemuda saat patroli KRYD di wilayah Kota Padang, Jumat (20/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, puluhan sepeda motor tidak sesuai spesifikasi teknis atau menggunakan knalpot brong diamankan guna mengantisipasi balap liar dan tawuran. 

Fiki mengungkapkan, mayoritas pelaku yang terjaring dalam operasi tersebut masih tergolong anak di bawah umur.

Karena itu, langkah penanganan yang diambil tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga pembinaan.

Baca juga: 310 Kasus Kekerasan Terjadi di Sijunjung, UPTD PPA dan RPS Diresmikan untuk Perkuat Penanganan

Kemudian, lanjut Fiki, para orang tua dari masing-masing pelaku dipanggil untuk diberikan pemahaman dan tanggung jawab terhadap perilaku anak-anak mereka.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya aksi serupa di kemudian hari.

Sementara untuk kendaraan yang terjaring razia seluruhnya akan dikenakan sanksi tilang dan ditahan hingga setelah Lebaran.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar.

“Untuk kendaraannya, sesuai petunjuk pimpinan, akan ditilang dan ditahan sampai setelah lebaran agar memberikan efek jera,” tegasnya.

Kronologi Diamankannya 14 Pelaku Balap Liar

PENGAMANAN RAMADAN- Tim gabungan Polresta Padang mengamankan 14 pelaku balap liar dan 10 unit roda dua di kawasan Taman Melati, Kota Padang, Kamis (19/2/2026). Polresta Padang akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan ibadah ramadan bisa berjalan aman dan lancar.
PENGAMANAN RAMADAN- Tim gabungan Polresta Padang mengamankan 14 pelaku balap liar dan 10 unit roda dua di kawasan Taman Melati, Kota Padang, Kamis (19/2/2026). Polresta Padang akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan ibadah ramadan bisa berjalan aman dan lancar. (Dokumentasi/Polresta Padang)

Awalnya pihak kepolisian melaksanakan apel antisipasi untuk menghindari potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran dan balap liar, usai pelaksanaan salat Tarawih pada Rabu (18/2/2026) malam.

Upaya menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan terus dilakukan jajaran Polresta Padang.

Salah satunya dengan menertibkan aksi balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama pada waktu menjelang sahur hingga usai salat Subuh.

Hasilnya, tim gabungan mengamankan sebanyak 14 orang pelaku balap liar berikut 10 unit kendaraan roda dua di kawasan Taman Melati, pada Kamis dini hari.

Ipda Fiki Indra Gani, menjelaskan bahwa patroli malam dilakukan sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadan.

“Dari Rabu malam kami sudah melakukan apel antisipasi tawuran dan balap liar setelah salat tarawih, kemudian dilanjutkan patroli,” ujar Fiki.

Baca juga: Harga Beras Awal Ramadan 2026 Stabil di Angka Rp19.500 per Kilogram di Pasar Raya Padang

Patroli tersebut berlangsung dari malam hingga menjelang waktu sahur, personel yang telah bersiaga pun bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik kumpul para pelaku balap liar.

Di kawasan Taman Melati, petugas mendapati adanya aktivitas balapan. Tim gabungan pun langsung melakukan pengamanan terhadap para pelaku yang berada di lokasi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved