Ramadan 2026
Hilal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Sumbar, Ketinggian Minus 1 Derajat di Bawah Ufuk
Kemenag dan BMKG menggelar pemantauan rukyatul hilal 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Hakim, Kota Padang
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Pemantauan hilal Ramadan 1447 H dilakukan Kemenag dan BMKG di Masjid Al-Hakim, Padang.
- Hilal tidak terlihat meski cuaca terlihat cerah di sejumlah lokasi.
- BMKG mencatat posisi hilal berada di bawah ufuk dengan ketinggian minus 1 derajat.
- Rukyatul hilal digelar di 15 titik kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
- Hasil pemantauan dilaporkan ke Kemenag RI untuk bahan sidang isbat penentuan awal Ramadan.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar pemantauan rukyatul hilal 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Hakim, Kota Padang, Selasa (17/2/2026).
Pemantauan ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumbar serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.
Di lokasi, empat unit teleskop disiapkan untuk mengamati kemunculan hilal.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Sumbar, Mustafa, mengatakan rukyatul hilal tahun ini dilaksanakan di 15 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.
Salah satunya berada di Masjid Al-Hakim, Kota Padang.
Baca juga: Rayakan HUT ke-77 di Lokasi Bersejarah, Bupati Benny Ajak Seluruh Elemen Sijunjung Berkolaborasi
“Tujuan kita adalah melakukan pemantauan hilal sehubungan dengan masuknya bulan Ramadan. Ini menjadi tradisi setiap tahun untuk memastikan posisi hilal,” ujar Mustafa kepada TribunPadang.com di sela kegiatan.
Namun, berdasarkan hasil pemantauan, hilal tidak terlihat di wilayah Sumbar.
“Walaupun kondisi cuaca terlihat cerah, hilal memang tidak terlihat. Sepanjang kita melakukan pemantauan di Sumatera Barat, memang sering kali hilal tidak tampak,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BMKG Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan secara astronomis posisi hilal di Sumbar masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.
“Hilal tidak terlihat karena posisinya masih berada di bawah ufuk. Untuk saat ini, ketinggian hilal sekitar minus 1 derajat,” terangnya.
Baca juga: Tradisi Balimau di Pantai Parkit Padang Dijaga Ketat, Polisi Larang Warga Mandi-mandi ke Tengah
Selain faktor posisi hilal, kondisi langit yang berawan di sejumlah wilayah Sumbar juga turut memengaruhi pengamatan.
Usai proses rukyatul hilal, Kemenag Sumbar langsung menggelar sidang penetapan hasil pemantauan bersama Pengadilan
Negeri Padang di Masjid Al-Hakim. Hasil sidang tersebut kemudian dilaporkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan.
Dengan hasil ini, penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah menunggu keputusan resmi pemerintah pusat melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama RI.
15 Titik Pemantauan Hilal
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat akan menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026) sore.
| Pemko Padang Salurkan Santunan Rp37 Juta untuk 112 Anak Yatim dan Piatu di Balai Kota |
|
|---|
| Wawako Padang Safari Ramadan ke Bungus, Serahkan Rp40 Juta untuk Bangun Masjid Nurul Amal Jaruai |
|
|---|
| Diduga Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Kepung Tempat Karaoke di Simpang Haru Padang |
|
|---|
| Disnakertrans Sumbar Buka Posko Pengaduan THR 2-27 Maret 2026, Pembayaran Maksimal H-7 Lebaran |
|
|---|
| Polda Sumbar Berlakukan One Way di Lembah Anai Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Petugas-Kemenag-Sumbar-dan-BMKG-melakukadajat-sehingga-tidak-terlihat.jpg)