Kecelakaan Beruntun di Padang

Update Korban Tabrakan Beruntun di Padang Besi, Dua Orang Masih Dirawat di SPH

"Sekarang masih tersisa dua orang korban yang masih dirawat," kata dia saat dikonfirmasi TribunPadang.com.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar

“Total ada delapan korban dalam kejadian ini. Empat orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Bripka Oyon Tanjung.

Berdasarkan data kepolisian, empat korban meninggal dunia seluruhnya berasal dari kendaraan Toyota Rush.

Nama Korban Meninggal Dunia: 

  • Arif Candra Efendi (40), pengemudi Toyota Rush. Korban merupakan warga Lubuak Lasih, Kota Solok.
  • Jhon Efendi (65), pedagang yang berdomisili di Simpang Rumbio, Solok. 
  • Efrialita (57), ibu rumah tangga asal Simpang Rumbio, Solok.
  • Del (60), ibu rumah tangga yang tercatat sebagai warga Singkarak, Solok.

Selain korban meninggal dunia, polisi juga mencatat empat korban luka-luka.

Nama Korban Luka-Luka: 

  • Syabi Budin (55), warga Labuah Tarok, Kota Solok. 
  • Arma Linda (53), warga Labuah Tarok, Solok.
  • Deni Wati (47), penumpang Toyota Kijang yang berasal dari Gunung Talang, Solok 
  • Ahmad Doni (44) asal Gunung Talang, Solok.

Baca juga: Lokasi Tabrakan Beruntun di Padang Basi Daerah Rawan, Warga: Saya Tak Pernah Lagi Tidur di Kamar

Selain itu dua orang supir truk juga terlibat dalam kejadian kecelakaan tersebut dengan nama Abdul Rahman (29) asal Indarung, Padang dan Jasman Rahim (50) asal Pesisir Selatan.

Abdul Rahman merupakan sopir truk Hino yang mengalami rem blong.

Sementara  Jasman Rahim sopir truk semen yang juga menjadi korban dan ikut dihantam kendaraan saat tabrakan beruntun.  

Satu korban lainnya merupakan pengemudi mobil Pajero yang masih dalam pendataan petugas.

Bripka Oyon Tanjung menjelaskan, sebagian besar korban dibawa ke Semen Padang Hospital (SPH). 

Sementara satu korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand).

“Korban dievakuasi ke rumah sakit setelah kejadian. Sebagian dibawa ke SPH dan satu korban dibawa ke RS Unand,” ujarnya.

Kronologi Tabrakan Beruntun

Bunyi klakson panjang memecah keheningan pagi di kawasan jembatan Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (10/5/2026). 

Suara yang berasal dari truk itu seolah menjadi pertanda maut sebelum kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi, sekitar pukul 08.00 WIB itu. 

Jasman (50), satu sopir truk yang selamat, mengaku sempat mendengar peringatan nyaring tersebut dari arah belakang sebelum truk Hino yang diduga mengalami rem blong menghantam kendaraannya serta 3 kendaraan pribadi lainnya. 

Baca juga: Polisi Dalami Dugaan Rem Blong Jadi Pemicu Kecelakaan Beruntun di Padang, Sopir Truk Diamankan

"Saya dengar klakson panjang, tak lama langsung terdengar dentuman keras," kenang Jasman. 

Kepada jurnalis TribunPadang.com, Muhammad Afdal Afrianto yang ada di lokasi, Jasman menuturkan kecelakaan terjadi saat kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut masih sepi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved