Dugaan Malpraktik

'Kami Ingin Perubahan', Harapan Ayah di Padang ke Presiden Usai Alceo Tiada di RSUP DR M Djamil

Orang tua almarhum Alceo Hanan Flantika menyampaikan surat terbuka ke Presiden Prabowo Subianto guna menuntut keadilan

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
DUGAAN KELALAIAN PELAYANAN - Kedua orang tua Alceo, Doris Flantika dan Nuri Khairma saat memperlihatkan foto anaknya usai membacakan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Selasa (28/4/2026). Kedua orang tua Alceo meminta Presiden Prabowo untuk membentuk tim investigasi dalam mengusut dugaan kasus kelalaian pelayanan medis di RSUP M Djamil Padang. 

Ringkasan Berita:
  • Orang tua Alceo kirim surat ke Presiden, minta investigasi rumah sakit
  • Dugaan kelalaian muncul saat anak dirawat enam hari sebelum meninggal
  • Keluarga ungkap tidak ada penjelasan medis dan penanganan cepat
  • Permintaan audit libatkan Kemenkes dan lembaga disiplin dokter
  • Tangis pecah, keluarga tegaskan perjuangan demi keadilan belum selesai

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Orang tua almarhum Alceo Hanan Flantika menyampaikan surat terbuka ke Presiden Prabowo Subianto guna menuntut keadilan bagi putra mereka. 

Doris Flantika dan Nuri Khairma menduga kuat adanya kelalaian pelayanan medis di RSUP M Djamil Padang yang mengakibatkan nyawa sang anak tidak tertolong.

Pernyataan ini disampaikan oleh Doris Flantika dan Nuri Khairma saat membacakan surat terbuka.

Di kediamannya, Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, surat terbuka ini bagian dari proses mencari keadilan atas kematian Alceo.

Sebelumnya, pihak keluarga menduga adanya kelalaian pelayanan medis di RSUP M Djamil Padang saat merawat sang anak beberapa waktu lalu.

Kasus ini berawal dari Alceo yang menderita luka bakar terkena air panas sebanyak 23 persen, dirawat di RSUP M Djamil Padang, hingga dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani enam hari perawatan.

Baca juga: Orang Tua Alceo Kirim Surat Terbuka untuk Presiden, Sampaikan Dugaan Kelalaian Medis RSUP M Djamil

Melalui surat terbuka tersebut, pihak keluarga meminta kepada Presiden Prabowo untuk:

1. Memerintahkan investigasi independen terhadap dugaan kelalaian dalam kasus ini

2. Melibatkan lembaga berwenang seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia, untuk melakukan audit etik dan profesional

3. Menjamin perlindungan hagi keluarga pasien dalam mencari keadilan tampa intimidasi

4. Mengevaluasi sistem pelayanan rumah sakit pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang pada keluarga lain

Ia menegaskan kepada Presiden Prabowo dalam membacakan surat terbuka tersebut, bahwa negara dapat mencegah tragedi serupa terulang.

Baca juga: Harga Pangan di Pasar Bawah Bukittinggi Hari Ini: Cabai Merah Rp40.000 dan Bawang Merah Turun

"Kami tidak mencari sensasi, kami mencari keadilan. Kami tidak ingin viral, kami ingin perubahan," tegasnya.

Namun kata dia, jika suara kecilnya hanya bisa didengar setelah menjadi besar, maka biarlah surat ini menjadi suara yang menggema.

"Sebagai rakyat Indonesia, kami masih percaya bahwa Presiden Prabowo adalah tempat terakhir kami berharap," pungkasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved