Orang Tenggelam di Padang
Tim SAR Tutup Pencarian 2 Bocah Tenggelam di Padang Utara, Dibuka Kembali Jika Ada Tanda-Tanda
Namun, apabila masyarakat menemukan tanda-tanda ataupun informasi keberadaan korban, Basarnas akan membuka operasi kembali.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update pencarian dua bocah terseret ombak di Pantai Ujung Karang, Padang.
- Pencarian sudah memasuki hari ketujuh dan hasilnya masih nihil.
- Tim SAR tutup operasi pencarian sesuai SOP, yaitu selama tujuh hari.
- Jika ada tanda-tanda terkait korban, operasi SAR akan dibuka kembali.
- Tri meminta selalu mengawasi anggota keluarga saat berkunjung ke pantai.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tim SAR gabungan menghentikan pencarian dua korban hanyut di Pantai Ujung Karang, belakang kampus UBH, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat (24/4/2026).
Sebelumnya, dua korban hanyut bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunung Pangilun.
Dua orang ini sebelumnya dilaporkan hanyut saat berenang bersama teman-temannya pada Sabtu (18/4/2026) lalu.
Sejak pencarian hari pertama hingga ketujuh, kedua korban tersebut belum kunjung ditemukan.
Baca juga: Ayah Korban Mutilasi di Padang Pariaman Ziarah Tiap Hari: Saya Rindu Momen Dia Minta Uang Jajan
Komandan Regu (Danru) Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu mengatakan sejak dilaporkan hilang, pencarian telah dilakukan hingga hari ketujuh.
Akan tetapi, hasil dari pencarian belum sesuai harapan atau masih belum ditemukan sampai sekarang.
"Untuk itu, maka operasi SAR dihentikan," kata Tri Desyu memberikan keterangan di lokasi, Jumat (24/4/2026) sore.
Namun, apabila masyarakat menemukan tanda-tanda ataupun informasi keberadaan korban, Basarnas akan membuka operasi kembali.
Baca juga: Bocah 4 Tahun yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Mengambang, Tim SAR: Kondisi Meninggal
Kata dia, pihaknya selalu siap melakukan evakuasi ke lapangan, jika mendapatkan informasi ke depannya.
"Kalau ada informasi lebih lanjut, kita siap membuka operasi untuk melakukan evakuasi," tegasnya.
Kendala Pencarian Korban
Berubahnya cuaca di Kota Padang, menyebabkan kendala bagi tim gabungan dalam menelusuri keberadaan korban.
Beberapa kendala di lapangan ujar Tri, berupa pasang surut dan naik yang tidak beraturan di setiap harinya.
"Cuaca berubah jadi hambatan kami, mulai dari pasang surut dan naik pada siang maupun sore hari," ujarnya.
Baca juga: Memasuki Pencarian Hari Ketujuh, 2 Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Masih Belum Ditemukan
Pencarian terhadap dua korban hanyut telah diperluas atau ditingkatkan setiap harinya oleh tim gabungan.
Pencarian diperluas sekitar 2 Nm hingga 60 mil pada hari ketujuh pencarian korban. Akan tetapi, belum kunjung membuahkan hasil setelah upaya maksimal dilakukan.
Bocah Tenggelam di Padang
bocah tenggelam
Orang Tenggelam di Padang
Multiangle
Kantor SAR Padang
tim SAR
Padang Utara
Padang
Ulak Karang
| Memasuki Pencarian Hari Ketujuh, 2 Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Masih Belum Ditemukan |
|
|---|
| Tim SAR Selami Pantai Berlumpur di Ujung Karang Cari Dua Pelajar yang Tenggelam di Padang |
|
|---|
| Pencarian 2 Bocah Hanyut di Padang Masih Nihil, Tim SAR Sisir Perairan hingga ke Sekitar Pulau Kecil |
|
|---|
| Imbas Sisa Material Banjir Bandang, Tim SAR Batasi Kedalaman Penyelaman Cari Bocah Hanyut di Padang |
|
|---|
| Radius Pencarian 2 Bocah Hanyut di Padang Diperluas, Tim SAR: Pencarian Hari Kelima Masih Nihil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Danru-Kantor-SAR-Kelas-A-Padang-Tri-Desyu-2442026.jpg)