Orang Tenggelam di Padang
Tim SAR Selami Pantai Berlumpur di Ujung Karang Cari Dua Pelajar yang Tenggelam di Padang
Tim SAR gabungan mengintensifkan upaya penyisiran di sekitar lokasi kejadian, belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara,
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Hari keenam, dua pelajar belum ditemukan di Pantai Ujung Karang
- Tim SAR fokus selam di titik awal korban dilaporkan tenggelam
- Lumpur tebal dan kedalaman 5 meter hambat pencarian
- Penyisiran meluas hingga beberapa pulau di sekitar lokasi
- Tim terus bergerak, harapan korban segera ditemukan
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pencarian dua pelajar tenggelam di Pantai Ujung Karang memasuki hari keenam pada Kamis (23/4/2026).
Tim SAR gabungan mengintensifkan upaya penyisiran di sekitar lokasi kejadian, belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara.
Tim gabungan memfokuskan pencarian dua pelajar tenggelam di Pantai Ujung Karang dengan metode penyelaman di titik awal korban hilang.
Sebanyak empat personel terjun ke air, yang terdiri dari anggota Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan pihak kecamatan.
Proses penyelaman dilakukan dari titik awal kejadian ke arah selatan dengan perkiraan jarak sekitar 40 meter.
Baca juga: Hujan Deras Warnai Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Padang, Pesawat Lepas Landas Lebih Cepat
Kedalaman air di lokasi tersebut berkisar antara 4 hingga 5 meter, dengan kondisi dasar berupa lumpur setebal sekitar 20 hingga 30 sentimeter, yang turut menjadi kendala dalam proses pencarian.
Selain penyelaman, tim SAR juga mengerahkan perahu karet untuk melakukan penyisiran di perairan sekitar.
Area pencarian diperluas hingga ke sejumlah pulau, di antaranya Pulau Nyaru, Pulau Pisang Gadang, Pulau Sao, dan Pulau Air.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa BPBD Kota Padang turut ambil bagian dalam operasi pencarian ini.
Di bawah koordinasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Al Banna, BPBD mengerahkan satu unit perahu karet dengan kekuatan sekitar 10 personel.
Baca juga: Simak Update Harga Pangan di Pasar Bawah Bukittinggi Hari Ini 23 April 2026
“Tim terus berupaya maksimal dalam pencarian korban dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada, baik melalui penyelaman maupun penyisiran di perairan sekitar,” ujar Hendri dilansir laman resmi, Jumat (24/4/2026).
Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan dengan harapan kedua korban segera ditemukan.
Tim SAR gabungan juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama dalam kondisi cuaca dan gelombang yang tidak menentu.
Pencarian Masih Nihil
Dantim Pencarian, Tri Desyu Herman, menyampaikan bahwa tim saat ini masih berada di lokasi kejadian (TKP) dan terus melaksanakan upaya pencarian secara maksimal. Ia menjelaskan, sejak pagi hari, tim telah melaksanakan rangkaian kegiatan sesuai rencana operasi yang telah disusun.
“Saat ini kita berada di TKP kejadian, tepat pada hari ke-6 ini yang mana hasil pencarian kita masih nihil,” ujarnya.
| Pencarian 2 Bocah Hanyut di Padang Masih Nihil, Tim SAR Sisir Perairan hingga ke Sekitar Pulau Kecil |
|
|---|
| Imbas Sisa Material Banjir Bandang, Tim SAR Batasi Kedalaman Penyelaman Cari Bocah Hanyut di Padang |
|
|---|
| Radius Pencarian 2 Bocah Hanyut di Padang Diperluas, Tim SAR: Pencarian Hari Kelima Masih Nihil |
|
|---|
| Pencarian Rasyid dan Zafran di Padang Nihil, Warga Duga Korban Hanyut Tersangkut Kayu Sisa Banjir |
|
|---|
| Tak Kunjung Ditemukan, Tim Gabungan Kerahkan Penyelam Cari 2 Bocah Tenggelam di Padang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pencarian-korban-hilang-di-ulak-karang-2342026.jpg)