Orang Tenggelam di Padang

Kendala Pencarian Korban Hanyut di Pantai UBH: Arus Berubah dan Tumpukan Kayu

Mulai dari arus berubah-ubah pasca bencana hidrometeorologi akhir November 2025 lalu, penumpukan sampah hingga banyaknya kayu di dalam laut.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Arif Ramanda Kurnia
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
PENCARIAN ORANG HILANG - Danru Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu saat memberikan keterangan setelah pencarian korban hanyut di Pantai Ujung Karang, belakang kampus UBH, Kota Padang, Minggu (19/4/2026). Tri ungkap kendala pencarian korban di hari kedua, arus berubah-ubah dan banyaknya tumpukan kayu di lokasi. 

"Kita juga sudah sampaikan ke tim gabungan untuk menghentikan pencarian sementara di hari kedua ini," terang Tri Desyu.

Pencarian korban hilang dilanjutkan pada Senin (20/4/2026) atau hari ketiga, dimulai pukul 07:30 WIB.

Radius pencarian terhadap korban juga diperluas hingga 5 mil dari titik terakhir hilangnya kedua bocah yang sempat berenang pada Sabtu siang tersebut.

"Namun kita mencari data dulu, menjadi evaluasi bersama, apakah bisa kita menggunakan sampai pulau terdekat, yakni Binalang dan Toran," ujarnya.

Sebelum pencarian dilanjutkan di hari ketika, Tri meminta tim gabungan melakukan briefing sebelum menyusuri lautan.

Sehingga saat pencarian, persiapan dapat dimatangkan, sebelum mengambil langkah-langkah ke depannya.

"Besok kita briefing dahulu bersama tim gabungan, sebelum melanjutkan pencarian," tambahnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved