Pengamen Meninggal di Padang
Wali Kota Padang Respons Kasus Kematian Pengamen Karim, Tekankan Proses Hukum Transparan
Pemerintah Kota Padang melalui inspektorat telah melakukan langkah internal berupa audit khusus guna menelusuri peristiwa tersebut.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Keluarga pun berharap adanya kejelasan dan keadilan atas peristiwa tersebut.
Keluarga Bantah Korban ODGJ
Melansir TribunPadang.com, ayah korban menegaskan Karim pengamen Padang dikenal sebagai sosok yang baik oleh keluarga dan orang-orang di Pasar Raya Padang.
Pernyataan itu disampaikan Rafles saat mengikuti aksi bersama keluarga dan pedagang di kawasan Pasar Raya Padang Kamis (2/4/2026) siang.
Dalam pernyataan sang ayah, ia membantah anaknya disebut sebagai ODGJ, baik melalui postingan akun Instagram Dinsos maupun keterangan RS HB Saanin Padang.
Sebab sang anak kata Rafles, sering dijuluki oleh orang-orang sebagai pendakwah jalanan.
Baca juga: Residivis Pemerasan Ditangkap di Bukittinggi, Ancam Korban Pakai Pisau dan Rampas Uang serta HP
Hal itu dibuktikan dengan dekatnya dia dengan Ustad Abdul Somad, lantaran menjadi jemaah tablighnya.
"Ungkapan ODGJ ini sangat salah, bisa fatal akibatnya, menuduh sembarangan," ucap Rafles kepada TribunPadang.com.
Sang ayah juga menyebut Karim sebagai sosok yang baik di rumah maupun ketika mengamen di Pasar Raya Padang.
Ia lantas meminta keadilan bagi Karim, sebab pihak keluarga menyebut kematiannya tidak wajar.
Pernyataan ini juga diperkuat oleh surat kematian dari RS Bhayangkara, disebutkan bahwa kematian Karim tidak wajar akibat pendarahan di otak.
Baca juga: Semen Padang FC vs Persib Bandung: Spartacks Minta Kabau Sirah Fokus Counter Attack Lawan Persib
Sementara, pantauan TribunPadang.com di lapangan, terlihat para massa membawa spanduk dokumentasi Karim dengan Ustad Abdul Somad di akun Instagram adik kandungnya, yakni @srisukma11.
Spanduk itu merupakan hasil tangkapan layar Instagram @srisukma11, memperlihatkan Karim mengenakan baju koko dan peci warna putih.
Dia terlihat duduk dengan Ustad Abdul Somad dan satu orang lainnya.
Karim Kenal dengan Anggota Satpol PP
Kematian pengamen Karim menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Nusantara Indonesia Bersatu.
Meski Satpol PP menyebut korban diamankan karena mengamuk, tim investigasi menemukan fakta bahwa anggota Satpol PP sebenarnya sudah mengenal sosok Karim di lapangan.
Multiangle
Eksklusif
Pengamen Meninggal di Padang
Pengamen di Pasar Raya Padang
Pengamen
pengamen tewas di Padang
Dugaan kekerasan oknum Satpol PP
Satpol PP Kota Padang
Wali Kota Padang
Fadly Amran
Karim
| Polisi Periksa Satpol PP, Kasus Kematian Karim di Padang Kini Masih Tahap Penyelidikan |
|
|---|
| Kasatpol PP Padang Siap Dicopot Jabatan Buntut Kematian Karim, Chandra Eka Tunggu Proses Hukum |
|
|---|
| Massa Teriakkan Nama Rama dan Zul Saat Demo Kematian Pengamen Karim, Kasatpol PP Padang Buka Suara |
|
|---|
| Massa Demo Kantor Satpol PP Padang Tuntut Keadilan Kematian Karim, Kasatpol: Tunggu Proses Hukum |
|
|---|
| Kematian Karim Picu Aksi Massa di Padang, Keluarga Pertanyakan Status ODGJ dari Dinsos |
|
|---|