Idul Fitri 2026
Tradisi Mambantai di Kampung Tanjung Padang: Al Borong 3 Bagian Daging Sapi Segar Jelang Lebaran
Warga Kampung Tanjung Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Al, memborong tiga bagian daging sapi segar saat tradisi mambantai
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Al beli tiga bagian sapi di tradisi mambantai Kampung Tanjung jelang Lebaran 2026.
- Tradisi ini jadi incaran warga karena daging dijual langsung setelah disembelih.
- Al membawa daging, hati, dan cancang untuk dimasak di rumah.
- Rendang dan sop jadi menu utama keluarga saat Lebaran.
- Harga daging disebut sama, tapi ada alasan lain yang bikin warga tetap memilih lokasi ini.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Warga Kampung Tanjung Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Al, memborong tiga bagian daging sapi segar saat tradisi mambantai untuk menyambut Lebaran Idul Fitri 2026, Kamis (19/3/2026).
Al merupakan warga Kampung Tanjung, setiap tahunnya selalu membeli daging sapi di daerahnya.
Sementara 'Mambantai' merupakan tradisi penyembelihan sapi jelang lebaran, dengan ciri khas daging segar dan prosesnya dapat dilihat langsung oleh masyarakat pembeli.
Lokasi ini dikerumuni masyarakat dari berbagai daerah di kota Padang, terutama sekali masyarakat pribumi Kampung Tanjung.
Salah satunya Al, dengan kemeja biru dan mengenakan kacamata terlihat mempercepat langkahnya seusai membeli daging di daerah itu.
Baca juga: One Way Padang-Bukittinggi Belum Diberlakukan, Arus Mudik Lebaran 2026 Ramai Lancar Hari Pertama
Arah langkahnya menuju ke lokasi parkir sepeda motornya di seberang lapak penjual daging, Kampung Tanjung, Kamis (19/3/2026).
Di tangannya dua kantong kresek berisi daging padat, tulang belulang (cancang) dan hati sapi masih ia pegang erat.
"Hari ini saya beli tiga macam bagian sapi, karena besok sudah lebaran, rencananya langsung dibawa pulang untuk dimasak oleh istri sebagai persiapan lebaran besok," terang Al kepada TribunPadang.com.
Tiga bagian sapi itu, rencananya bakal diolah menjadi hidangan nikmat khas masakan Minangkabau.
Seperti rendang dan soup. Bagian daging padat dan hati sapi dimanfaatkan untuk rendang, sedangkan tulang belulang (cancang) dijadikan soup.
Baca juga: Tradisi Mambantai di Kampung Tanjung Padang Buru Daging Segar Jelang Lebaran, Ludes dalam Sekejap
Masakan ini selalu rutin dibuat oleh keluarga Al setiap tahunnya menjelang lebaran, sama seperti masyarakat Minangkabau pada umumnya.
Hanya saja, untuk soup tidak terlalu sering, kebetulan mempunyai uang lebih, ia membelinya di tahun ini.
"Totalnya dua kilo, harganya sama dengan tempat lain yaitu Rp150 ribu sekilo, kalau cancang Rp 50, cuma di sini dagingnya segar karena sapinya baru saja disembelih," terang pribumi Kampung Tanjung itu.
Ludes Sekejap
Masyarakat menyerbu tradisi mambantai di Kampung Tanjung Padang untuk mendapatkan daging segar kualitas terbaik menjelang Idul Fitri 2026, Kamis (19/3/2026).
Proses penyembelihan sapi dan kerbau secara langsung di lokasi menjadi daya tarik utama yang membuat stok daging di lapak pedagang ludes hanya dalam hitungan jam.
| Padang Diserbu 183 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Pantai Air Manis Masih Jadi Primadona |
|
|---|
| Main Air Sepuasnya Hanya Rp10.000, Pemandian Lubuk Minturun Jadi Primadona Wisata Murah di Padang |
|
|---|
| Penumpang di BIM Meningkat 4,6 Persen pada Arus Balik Lebaran 2026, Jumlahnya Capai 57.735 Orang |
|
|---|
| Lubuk Minturun Padang Kembali Ramai, Tawarkan Wisata Air Segar dengan Tarif Bersahabat |
|
|---|
| Arus Lalin Tersendat di Simpang MTsN Ganting Padang Panjang, Polisi: Imbas Bus Menanjak Pelan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/TRADISI-MAMBANTAI-ADAT-ddduranji-Kotadul-Fitri-esok-hari.jpg)