Ramadan 2026
Tarawih Perdana, Ratusan Jemaah Muhammadiyah Padati Masjid Taqwa Padang
Terkait adanya perbedaan awal puasa antara Muhammadiyah dan pemerintah, Ki Jal menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah di Indonesia.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Ratusan jemaah Muhammadiyah melaksanakan salat Tarawih perdana di Masjid Taqwa Muhammadiyah, pada Selasa (17/2/2026) malam.
- Setelah pelaksanaan salat Isya, jemaah mendengar tausiyah dan dilanjutkan menunaikan salat Tarawih berjemaah.
- Jumlah jemaah pada Tarawih pertama belum seramai biasanya.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Ratusan jemaah Muhammadiyah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mulai melaksanakan salat Tarawih perdana pada Selasa (17/2/2026) malam.
Pelaksanaan Tarawih ini menyusul penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang jatuh pada Rabu (18/2/2026).
Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal.
Baca juga: Warga Muhammadiyah Padang Salat Tarawih Perdana, Jemaah Masjid Babussalam Meluber ke Lantai 2
Suasana Salat Tarawih Pertama di Masjid Taqwa Muhammadiyah
Pantauan TribunPadang.com di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan Pasar Raya, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, ratusan jemaah telah memadati masjid sejak usai salat Magrib.
Setelah pelaksanaan salat Isya, jemaah langsung menunaikan salat Tarawih berjemaah.
Sebelum salat Tarawih dimulai, terlebih dahulu disampaikan tausiyah singkat sekitar 20 menit.
Baca juga: Kemenag Pantau Hilal 1 Ramadan 1447 H di 15 Titik Sumbar, Hasil di Kota Padang Masih di Bawah Ufuk
Tarawih Perdana Belum Seramai Biasanya
Ketua Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar yang juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Ki Jal Atri Tanjung, mengatakan Tarawih perdana ini dilaksanakan serentak oleh warga Muhammadiyah.
“Dengan dilaksanakannya Tarawih malam ini, artinya besok kita sudah mulai puasa pertama. Tarawih ini serentak di Indonesia, juga di luar negeri, termasuk seluruh wilayah Sumbar,” ujar Ki Jal Atri Tanjung kepada TribunPadang.com.
Ia mengakui, jumlah jemaah pada Tarawih pertama belum seramai biasanya.
Baca juga: Hilal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Sumbar, Ketinggian Minus 1 Derajat di Bawah Ufuk
Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh momen awal Ramadan serta sebagian masyarakat yang masih menunggu pengumuman resmi pemerintah.
“Ini wajar. Selain karena Tarawih pertama, ada juga masyarakat yang menunggu pengumuman pemerintah,” jelasnya.
Meski demikian, ia optimistis jumlah jemaah akan terus bertambah pada malam-malam berikutnya.
Terlebih, banyak masjid Muhammadiyah maupun masjid umum di Kota Padang yang menjadi alternatif masyarakat untuk beribadah.
Selama Ramadan, Masjid Taqwa Muhammadiyah telah menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk menghadirkan penceramah-penceramah untuk menyemarakkan ibadah.
“Kita akan mendatangkan penceramah yang menarik agar masyarakat semakin ramai ke masjid,” katanya.
| Pemko Padang Salurkan Santunan Rp37 Juta untuk 112 Anak Yatim dan Piatu di Balai Kota |
|
|---|
| Wawako Padang Safari Ramadan ke Bungus, Serahkan Rp40 Juta untuk Bangun Masjid Nurul Amal Jaruai |
|
|---|
| Diduga Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Kepung Tempat Karaoke di Simpang Haru Padang |
|
|---|
| Disnakertrans Sumbar Buka Posko Pengaduan THR 2-27 Maret 2026, Pembayaran Maksimal H-7 Lebaran |
|
|---|
| Polda Sumbar Berlakukan One Way di Lembah Anai Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/salat-tarawih-Muhammadiyah-di-padang-1822026.jpg)