Banjir di Padang

Krisis Air Bersih, Warga Kampung Pila Tarok Kuranji Menunggu Air Bersih hingga Malam

Ketua RT 03, Romi mengatakan warga sudah menunggu pasokan air bersih dari pemerintah menggunakan mobil tangki air sejak Jumat pagi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
KRISIS AIR BERSIH- Penampakan deretan ember warga RT 03/RW 09, Kampung Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menunggu penyaluran air bersih, Jumat (16/1/2026). Ketua RT 03, Romi mengatakan warga sudah menunggu pasokan air bersih dari pemerintah menggunakan mobil tangki air sejak Jumat pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Kampung Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
  • Dampak bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu di kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh membuat beberapa daerah kekeringan.
  • Ketua RT 03, Romi mengatakan warga sudah menunggu pasokan air bersih dari pemerintah menggunakan mobil tangki air sejak Jumat pagi.
  • Kini, puluhan ember di Durian Tarung hingga Simpang Koto Tingga Dalam berbaris di tepi jalan.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Warga RT 03/RW 09, Kampung Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Diketahui, dampak bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu di kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh membuat beberapa daerah kekeringan di Kota Padang.

Akibat peristiwa tersebut membuat pasokan air bersih sulit untuk didapatkan oleh masyarakat.

Sebagian warga kini terpakas mengambil air bersih dari masjid terdekat, sembari menunggu pasokan air dari pemerintah datang.

Baca juga: Pulihkan Akses Warga Pascabanjir, Jembatan Armco Malalak Agam Diresmikan

Namun, air bersih ini yang ditunggu sejak pagi hari belum juga kunjung datang hingga Jumat (16/1/2026) malam.

Wartawan TribunPadang.com, Muhammad Iqbal, menyaksikan pada pukul 20.38 WIB, warga masih menunggu kedatangan mobil yang menyalurkan air bersih.

Warga datang dengan membawa ember hingga baskom untuk menampung air bersih yang akan dipergunakan untuk kebutuhan di rumah.

Terlihat puluhan ember di beberapa titik di Durian Tarung hingga Simpang Koto Tingga Dalam berbaris di tepi jalan.

Baca juga: Empat Hunsela di Kapalo Koto Tinggal Ditempati Korban Banjir Bandang, Empat Lainnya Terus Dikebut

Tak hanya ember, warga juga menunggu di depan barisan ember dan baskom. Warga rela mengantre lantaran air sumur sudah kering.

Ketua RT 03, Romi mengatakan warga sudah menunggu pasokan air bersih dari pemerintah menggunakan mobil tangki air sejak Jumat pagi.

Namun hingga Jumat malam, Romi menyebut bahwa mobil tangki air belum kunjung datang.

Kendati demikian kata Romi, warga masih rela menunggu sampai mobil tangki air datang.

Baca juga: Sungai Batang Kuranji Terus Gerus Permukiman, Warga Griya Permata II Kibarkan Bendera Putih

"Kami sudah sejak pagi menunggu, tapi mobil tangki airnya belum juga datang. Tidak tahu kapan datangnya, tidak ada informasinya hari ini," ungkapnya di lokasi warga menunggu pasokan air bersih, Jumat (16/1/2026).

Kata Romi, minimnya pasokan air bersih ini sudah terjadi sejak akhir November 2025 lalu.

Hal ini disebabkan oleh bencana banjir bandang di Batu Busuak dan jebolnya bendungan serta jembatan Gunuang Nago.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved