Banjir di Padang

Update Banjir Kampung Guo Padang, Camat Kuranji Sebut 150 Jiwa Terdampak

Dari pendataan sementara, sebanyak 50 rumah dengan 60 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa terdampak banjir di kawasan tersebut.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar

Ringkasan Berita:
  • Update banjir yang melanda kawasan Kampung Guo, Kuranji, Padang.
  • Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan banjir terjadi usai hujan badai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 19.35 WIB.
  • Sebanyak 50 rumah dengan 60 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa terdampak banjir di kawasan tersebut.
  • Banjir berlangsung sejak pasca maghrib hingga sekitar pukul 22.00 WIB sampai 22.30 WIB.
  • Sebagian warga tidak sempat menyiapkan sarapan karena dapur rumah mereka dipenuhi lumpur.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Banjir disertai lumpur menerjang kawasan Kelurahan Kampung Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/5/2026) malam.

Akibatnya, puluhan rumah warga di RT 02, 03 dan 04 RW 06 terdampak material lumpur dengan ketebalan mencapai setinggi betis orang dewasa.

Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengatakan banjir terjadi usai hujan badai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 19.35 WIB.

Menurutnya, laporan pertama diterima dari RT dan RW setempat saat pihak kecamatan memantau kondisi lapangan.

“Kami dari Kecamatan Kuranji bersama perangkat kecamatan, pihak kelurahan, RT dan RW setempat langsung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat,” kata Rozaldi Rosman kepada TribunPadang.com saat meninjau lokasi banjir, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir di Pasar Lalang Padang, Sawah Warga Dilaporkan Tertimbun Lumpur

Ia menjelaskan, pihak kecamatan kemudian berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder seperti BPBD, Tim SAR, Satpol PP, Dubalang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke lokasi terdampak.

Dari pendataan sementara, sebanyak 50 rumah dengan 60 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa terdampak banjir di kawasan tersebut.

“Sementara tinjauan kita langsung ke lokasi rumah-rumah warga dan terbukti ternyata rumah warga di sini digenangi lumpur yang semalaman warga membersihkan tetapi masih tertunda dan belum tuntas hingga saat sekarang ini,” ujarnya.

Rozaldi memastikan lumpur yang masuk ke rumah warga merupakan lumpur baru akibat banjir yang terjadi Kamis malam, bukan sisa banjir besar pada November 2025 lalu.

Ia menyebut, banjir berlangsung sejak pasca maghrib hingga sekitar pukul 22.00 WIB sampai 22.30 WIB.

Baca juga: Rumah Rusak Dua Kali Diterjang Banjir di Padang, Amidar Berharap Ada Bantuan Perbaikan

“Lumpur sudah mulai naik ke rumah warga. Warga langsung melaporkan kepada kami dan kita langsung berkoordinasi dengan stakeholder terkait,” katanya.

Selain menggenangi rumah, lumpur juga membuat aktivitas warga lumpuh sementara. 

Bahkan, sebagian warga tidak sempat menyiapkan sarapan karena dapur rumah mereka dipenuhi lumpur.

“Pagi hari juga tidak sempat sarapan, karena dapur yang berada di rumah warga ini tergenang oleh lumpur,” ucapnya.

Untuk penanganan sementara, pihak kecamatan akan menyalurkan bantuan logistik makanan bagi warga terdampak serta menambah personel untuk membantu proses pembersihan rumah warga.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved