Kasus Narkoba di Padang

Kasus Narkoba di Padang Turun Drastis, Kapolresta Minta Warga Jangan Lengah dan Berani Lapor

Tren peredaran barang haram narkoba di Kota Padang menunjukkan penurunan sepanjang tahun 2025,

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
PENGUNGKAPAN KASUS NARKOBA- Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, memimpin konferensi pers pengungkapan kasus narkoba yang digelar di Ruang Tuah Sakato Mapolresta Padang, Jumat (9/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kasus narkoba di Padang turun 84 perkara sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Polresta Padang mencatat penurunan jumlah tersangka yang diamankan dalam pengungkapan kasus narkotika.
  • Barang bukti sabu dan ganja menurun, namun temuan ekstasi justru meningkat tajam.
  • Polresta Padang menilai peran masyarakat ikut berpengaruh dalam penurunan kasus.
  • Kepolisian mengimbau warga aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Tren peredaran barang haram narkoba di Kota Padang menunjukkan penurunan sepanjang tahun 2025, namun Polresta Padang meminta masyarakat tetap waspada dan aktif melaporkan.

Polisi mencatat penurunan jumlah kasus yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya di wilayah hukum Kota Padang.

Hal ini disampaikan saat Polresta Padang merilis capaian kinerja penanganan kasus tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2024 hingga 2025.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kerja Polresta Padang dengan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan.

"Polresta Padang mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika melihat adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing", ujar Kombes Pol Apri Wibowo saat konferensi pers di Mapolresta Padang, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Jumat 9 Januari 2026, Waspada Hujan Lebat di Lima Puluh Kota Malam Hari

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tren penurunan jumlah kasus yang cukup signifikan di wilayah hukum Kota Padang.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, mengungkapkan bahwa selama setahun terakhir terjadi penurunan sebanyak 84 kasus.

Jika pada tahun 2024 tercatat sebanyak 351 kasus, angka tersebut menyusut menjadi 267 kasus pada tahun 2025.

"Penurunan ini merupakan hasil dari kerja keras jajaran dalam melakukan upaya preventif serta tindakan tegas di lapangan," 

Sejalan dengan turunnya jumlah kasus, jumlah tersangka yang berhasil diringkus juga mengalami pengurangan.

Baca juga: Bandel Buka Sampai Jelang Subuh, Satpol PP Padang Tertibkan 3 Tempat Hiburan Malam

Pada tahun 2024, polisi mengamankan sebanyak 429 orang, sedangkan pada tahun 2025 jumlah pelaku yang ditangkap turun sebanyak 75 orang menjadi 354 pelaku.

Namun, yang menjadi sorotan tajam pihak kepolisian adalah pergeseran jumlah barang bukti.

Meski volume sabu dan ganja menurun, temuan narkotika jenis ekstasi justru menunjukkan lonjakan yang sangat mengkhawatirkan.

Data menunjukkan barang bukti sabu pada tahun 2024 tercatat sebanyak 1.559,26 gram, lalu turun menjadi 429,63 gram di tahun 2025. Demikian pula dengan ganja yang turun drastis dari 14.025,38 gram menjadi 5.501,9 gram.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved