Berita Populer Padang

3 Berita Populer Padang: Kebakaran Pasar Raya, Warga Minta Bantuan Damkar, Prakiraan Cuaca

Berikut 3 berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.

Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
KEBAKARAN PASAR- Kondisi sejumlah toko di Blok A Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, usai dilanda kebakaran pada Kamis (30/10/2025). 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut 3 berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.

Ada berita tentang Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi Kebakaran Blok A Pasar Raya Padang, Penyebab Belum Diketahui.

Kemudian berita Anting Sulit Dilepas hingga Timbulkan Rasa Sakit, Warga Minta Bantuan ke Damkar Padang.

Selanjutnya berita Cuaca Padang Kamis 30 Oktober 2025 Cerah Berawan, Suhu Capai 35 Derajat Celcius.

Baca berita selengkapnya :

1.Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi kebakaran yang melanda sejumlah toko di Blok A Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (30/10/2025).

Berdasarkan keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.10 WIB.

Api berhasil kami padamkan total sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca juga: Hasil Hylo Open 2025: Sabar/Reza Susul Fajar/Fikri ke Perempat Final

Pantauan TribunPadang.com terlihat garis polisi terpasang di lokasi toko yang terbakar.

Untuk penyebab kebakaran, Damkar Kota Padang belum mengetahui dan menyerahkannya ke pihak berwajib.

Salah satu korban kebakaran, Oktarina (42), pemilik Toko Zainal Grosiran Sepatu dan Sandal, mengaku mengetahui tokonya terbakar setelah ditelepon oleh rekan sesama pedagang pada pukul setengah empat dini hari tadi.

“Kejadiannya sekitar pukul dua dini hari. Saya tahu sekitar pukul setengah empat setelah ditelepon orang-orang dekat di sini. Baru tahu kalau toko saya terbakar,” ujar Oktarina saat ditemui TribunPadang.com di lokasi.

Menurutnya, dari tiga petak bangunan yang terbakar parah, dua merupakan toko miliknya, sementara satu lainnya dalam kondisi kosong.

Baca juga: BMKG Ingatkan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sumbar 31 Oktober–3 November 2025

“Yang rusak parah ada tiga petak, satu toko kosong dan toko saya dua. Sementara tiga petak lain rusak ringan,” jelasnya.

Oktarina mengatakan, saat kebakaran terjadi, tokonya dalam keadaan kosong tanpa ada karyawan yang berjaga.

Ia menuturkan, seluruh stok dagangan seperti sepatu dan sandal berada di dalam toko.

“Biasanya jualan sandal dan sepatu. Waktu kejadian memang toko kosong, tidak ada orang di dalam,” katanya.

Meski sebagian besar barang dagangan hangus terbakar, Oktarina masih berharap ada beberapa yang bisa diselamatkan.

“Mudah-mudahan ada yang bisa diselamatkan. Kita belum tahu pasti karena belum dibersihkan di dalam. Tapi semoga yang di bawah-bawah, yang tidak kena air, masih bisa dijual,” ucapnya dengan nada harap.

Ia mengaku sudah berjualan di Pasar Raya Padang selama 15 tahun, dan kebakaran kali ini merupakan kejadian pertama yang menimpa usahanya.

“Sudah 15 tahun jualan di sini, baru kali ini kejadian seperti ini. Kerugiannya lumayan, karena semua barang dagangan terbakar,” kata Oktarina lirih.

Sementara itu, data dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mencatat, sedikitnya tujuh unit mobil pemadam dan 75 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Baca juga: Dinsos Sawahlunto Turun Langsung ke Sekolah, Edukasi Siswa Cegah Kasus Bunuh Diri Terulang

2.Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali membantu warga yang mengalami situasi darurat non-kebakaran.

Kali ini, petugas mengevakuasi anting yang sulit dilepas dari telinga seorang warga, pada Selasa (28/10/2025) siang.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan korban bernama Yaidas (71), warga Koto Rawang.

Kejadian ini dilaporkan sekitar pukul 12.07 WIB, dan segera ditangani oleh petugas Peleton A Damkar Kota Padang dengan empat personel.

"Proses penanganan berlangsung cepat, dimulai pukul 12.08 WIB dan selesai pada 12.19 WIB," ujar Rinaldi.

Baca juga: Prediksi Cuaca Sumbar 30 Oktober–1 November 2025, Tak Ada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Ia datang langsung ke Mako Damkar untuk meminta bantuan setelah merasa kesakitan karena anting yang dikenakan sulit dilepas.

Petugas kemudian melakukan upaya pelepasan dengan hati-hati hingga anting berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka tambahan pada telinga korban.

Rinaldi menyampaikan bahwa Damkar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam situasi darurat sehari-hari.

“Kami sering menerima laporan seperti ini, mulai dari pelepasan cincin yang menyebabkan bengkak, evakuasi hewan liar seperti ular, biawak, anjing, hingga penanganan sarang tawon. Semua ini adalah bagian dari pelayanan publik kami,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali mengevakuasi seekor anjing liar yang masuk ke pekarangan rumah warga di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (28/10/2025).

Anjing liar tersebut berada tepat di Jalan Wisma Indah, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, pada Selasa pagi.

Baca juga: Tak Ada Potensi Hujan, Cuaca Sumbar 1 November 2025 Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Laporan mengenai keberadaan anjing liar itu pertama kali diterima petugas Damkar pada pukul 06.48 WIB.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan kejadian itu dilaporkan oleh warga bernama Hasril Chaniago (63).

"Petugas kemudian segera menuju lokasi dengan satu unit armada dan 10 personel dari peleton C," ujar Rinaldi.

Sekitar 30 menit setelah laporan diterima, anjing liar tersebut berhasil dievakuasi dengan aman dari pekarangan rumah warga.

Proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar.

Rinaldi menyampaikan bahwa selain bertugas menangani kebakaran, pihaknya juga menerima laporan berbagai kejadian darurat non-kebakaran yang terjadi di tengah masyarakat.

Damkar tidak hanya menanggulangi kebakaran, tapi juga membantu warga dalam situasi darurat lainnya seperti evakuasi ular, biawak, kucing, anjing, sarang tawon, hingga pelepasan cincin yang menyebabkan tangan bengkak.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan Call Center Padang Sigap 112 jika menghadapi situasi darurat serupa.

3.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Minangkabau memprakirakan cuaca di Kota Padang, Kamis (30/10/2025), akan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.

Forecaster BMKG Minangkabau, Hangra, mengatakan sejak pagi hingga dini hari nanti, cuaca di wilayah Kota Padang cenderung stabil tanpa potensi hujan signifikan.

“Untuk Kota Padang dari pagi sampai dini hari nanti cerah berawan hingga berawan,” ujar Hangra kepada TribunPadang.com, Kamis (30/10/2025).

Baca juga: Penghuni Rumah di Air Pacah Padang Dikagetkan Kemunculan Ular di Ruang Tamu, Damkar Lakukan Evakuasi

Menurutnya, suhu udara di Padang hari ini diperkirakan berada pada kisaran 18 hingga 35 derajat celcius, dengan kelembapan udara antara 65 hingga 95 persen. 

Sementara itu, angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan mencapai 4 hingga 35 kilometer per jam.

BMKG Minangkabau juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk selalu hati-hati, menghindari tempat terbuka, serta terus memperbarui informasi cuaca,” jelas Hangra.

Ia menambahkan, masyarakat bisa memantau perkembangan cuaca harian melalui situs resmi bmkg.go.id, akun media sosial @bmkg.minangkabau, aplikasi Info BMKG, serta pemberitaan cuaca terkini di TribunPadang.com.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved