Anjing Gigit Warga

Anjing Liar Mengamuk di Padang Sarai Padang, Gigit Warga dan Hewan Ternak

Kejadian ini membuat warga setempat resah, terutama karena anjing tersebut sempat menyerang beberapa orang termasuk pemiliknya sendiri.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Riri Candra
GIGITAN ANJING- Petugas bersama warga mencari anjing yang menggigit warga di kawasan Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (7/10/2025). Anjing tersebut dilaporkan menggigit sebanyak tiga orang warga. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sejumlah warga di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dilaporkan menjadi korban gigitan anjing, Selasa (7/10/2025).

Kejadian ini membuat warga setempat resah, terutama karena anjing tersebut sempat menyerang beberapa orang termasuk pemiliknya sendiri.

Kasi Trantib Kecamatan Koto Tangah, Riri Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan pertama sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi awal menyebutkan bahwa seorang anak sekolah menjadi korban gigitan anjing di kawasan tersebut.

Baca juga: Cerita Pelajar Padang Panjang Usai Santap MBG: "5 Menit Setelah Makan Ayam Krispi, Saya Sesak Napas"

“Awalnya sekitar pukul 09.00 WIB kita mendapatkan informasi bahwa ada anak sekolah yang digigit anjing. Kemudian kita datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Riri.

Namun, setelah tim tiba di lokasi, mereka mendapat laporan baru bahwa anak sekolah lain juga mengalami gigitan anjing yang sama.

Tak hanya itu, bahkan pemilik anjing tersebut turut menjadi korban saat mencoba memberi makan hewan peliharaannya itu.

“Selain dua anak sekolah, pemilik anjing juga terkena gigitan saat hendak memberi makan hewan itu,” jelasnya.

Baca juga: Polda Sumbar Tak Beri Ruang bagi Bandar dan Pengedar di Ranah Minang, yang Coba-Coba Bakal Disikat

Mengetahui hal tersebut, pihak Puskesmas setempat langsung turun ke lokasi untuk memberikan penanganan medis awal kepada ketiga korban.

Beruntung, kondisi para korban tidak terlalu parah.

“Alhamdulillah ketiga korban sudah diberikan penanganan dan tidak sampai dirawat,” kata Riri.

Namun, setelah melakukan serangan, anjing tersebut kabur dan sempat tidak ditemukan.

Baca juga: 12 Pelajar Dirawat di RSUD Padang Panjang Usai Santap MBG Dibolehkan Pulang, Disuntik Anti Mual

Sekitar pukul 14.00 WIB, warga kembali melaporkan bahwa hewan itu menggigit ayam dan angsa milik warga di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi itu membuat perangkat daerah bersama warga dan pemuda sekitar berinisiatif melakukan pencarian terhadap anjing liar tersebut.

Upaya warga untuk menembak anjing dengan senapan angin sempat dilakukan namun gagal karena peluru tidak menembus tubuh hewan itu.

“Warga sudah mencoba membunuh anjing tersebut menggunakan senapan angin, tapi tidak mempan. Akhirnya warga meminta bantuan ke Brimob Polda Sumbar,” terang Riri.

Tak lama setelah itu, tim Brimob tiba di lokasi dan melakukan pencarian selama sekitar satu jam.

Anjing yang sempat meresahkan itu akhirnya ditemukan dan ditembak mati di tempat.

Selain menindaklanjuti penanganan terhadap korban, pihak Dinas Pertanian Kota Padang juga segera melakukan langkah pencegahan dengan memberikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan warga di sekitar lokasi.

Baca juga: Sosok Zahira, Anak WNA Didetensi Imigrasi yang Dikenal Berprestasi, Pekerja Keras & Pantang Menyerah

“Tadi Kabid Keswan dari Dinas Pertanian memberikan instruksi agar hewan peliharaan dikurung di rumah masing-masing dan divaksin bagi yang belum,” ujar Riri.

Meski anjing liar tersebut telah dimusnahkan, belum dapat dipastikan apakah hewan itu terjangkit rabies atau tidak.

Untuk memastikan hal tersebut, pihak terkait akan melakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

“Apakah anjing itu positif rabies atau tidak, kami masih menunggu hasil pengecekan dari pihak yang berwenang,” pungkas Riri. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved