Angin Kencang di Padang
2 Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Padang, BPBD Minta Warga Selalu Waspada Cuaca Buruk
Akibat bencana tersebut, kedua keluarga mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kejadian angin kencang, Minggu (7/9/2025).
Kejadian angin kencang dapat mem buat kejadian pohon tumbang dan merusak atap rumah warga.
BPBD Kota Padang mencatat adanya rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Jalan Bahari, Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 09.20 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan fenomena angin puting beliung seperti ini perlu terus diwaspadai oleh masyarakat, terutama pada musim pancaroba dan saat cuaca ekstrem.
Baca juga: Jadwal Acara Trans TV Senin 8 September 2025, Simak Deretan Program Seru dan Menghibur
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada ketika terjadi angin kencang. Pastikan rumah dalam kondisi aman, dan segera cari tempat perlindungan jika cuaca menunjukkan tanda-tanda berbahaya,” jelasnya.
Ia menambahkan, BPBD Kota Padang siap siaga 24 jam dalam menangani laporan masyarakat terkait bencana.
Warga yang membutuhkan bantuan darurat bisa langsung menghubungi call center BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau melalui WhatsApp di 085891522181.
“Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh tim. Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melaporkan jika ada kejadian bencana agar bisa segera ditangani,” tegas Hendri Zulviton.
Dengan adanya penanganan cepat dari BPBD Kota Padang, diharapkan warga terdampak bisa segera pulih dari dampak bencana angin puting beliung ini.
Baca juga: Serap Aspirasi Secara Langsung, Wako Padang Apresiasi Reses Anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy
Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kota Padang.
Untuk kejadian angin kencang di Ulak Karang Selatan, BPBD Kota Padang mencatat terdapat dua rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.
Rumah tersebut masing-masing milik Muhammad Nasir (42), yang berprofesi sebagai nelayan, serta Ferry Fernando (41), seorang buruh harian lepas.
Akibat bencana tersebut, kedua keluarga mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Hendri Zulviton, menjelaskan, setelah menerima informasi, pihaknya langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) PB BPBD Kota Padang ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Baca juga: Warga Lubeg Diringkus Polisi Akibat Nekat Bawa Kabur Motor dengan Kondisi Kunci Tertinggal
“Begitu menerima laporan, anggota TRC PB BPBD Padang langsung bergerak ke lokasi. Kami memberikan bantuan darurat berupa empat lembar terpal ukuran 4x6 meter dan dua set family kit kepada keluarga terdampak,” ujar Hendri.
| Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Padang, BPBD Minta Warga Waspada |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Angin Kencang Terjang Kota Padang, BPBD Ingatkan Warga Waspada Pohon Tumbang |
|
|---|
| Angin Kencang Terbangkan Atap 12 Rumah Warga di Pauh Padang: 2 Rusak Berat, Sisanya Rusak Ringan |
|
|---|
| Angin Kencang di Padang, BPBD Terima Laporan Sejumlah Pohon Tumbang, Warga Harus Waspada! |
|
|---|
| Angin Kencang Landa Padang BPBD, Minta Warga Jangan Berdiri di Bawah Pohon, Potensi Tumbang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/angin-kencang-di-padang-792025.jpg)