MotoGP Indonesia 2025

Serba-Serbi MotoGP Indonesia 2025: Valentino Rossi dan Marc Marquez Terlibat Perang Komentar

Ajang Seri Balapan MotoGP Indonesia dihiasi aneka serba-serbi yang jadi perbincangan atau obrolan hangat serta mencuri perhatian publik.

Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/VR46RACINGTEAM
PEMBALAP RAYAKAN PODIUM - Legenda balap, Valentino Rossi (kiri), merayakan podium Marco Bezzecchi (kanan), pembalap tim Mooney VR46 yang dibentuknya, saat balapan MotoGP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 20 Agustus 2023. 

TRIBUNPADANG.COM - Ajang Seri Balapan MotoGP Indonesia dihiasi aneka serba-serbi yang jadi perbincangan atau obrolan hangat serta mencuri perhatian publik.

Pernyataan Valentino Rossi dan Marc Marquez kembali menjadi sorotan jelang seri balap ke-18 pada MotoGP Indonesia 2025.

Valentino Rossi dan Marc Marquez terlibat perang komentar di Indonesia sebelum dimulainya pekan balap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Keduanya kepentingan yang berbeda dalam kesempatan mengunjungi Indonesia.

Valentino Rossi datang untuk menghadiri acara bersama sponsor tim balapnya yaitu Pertamina Lubricants yang digelar di Senayan Park, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Acara itu sekaligus memperkenalkan livery khusus yang akan dipakai tim VR46 pada balapan MotoGP Indonesia 2025.

Pada kesempatan tersebut, Rossi mengungkapkan para pesaing terberat dalam karier balapnya.

Namun, Rossi tidak menyebutkan nama Marc Marquez dalam daftar.

"Saya punya banyak rival hebat dalam karier saya, dan saya pikir rival-rival saya ada di antara Casey Stoner, Jorge Lorenzo, Max Biaggi, dan Dani Pedrosa," kata Valentino Rossi.

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Indonesia 2025, Luca Marini Tercepat dan Marc Marquez Tercecer Urutan Ke-5

Padahal mereka bersaing bersama selama sembilan musim, dimulai dari debut si Bayi Alien di kelas premier pada 2013 hingga pensiunnya The Doctor pada 2021.

Empat musim di antaranya berakhir dengan Rossi dan Marquez berada di peringkat tiga besar dalam kejuaraan.

Pada 2014, Rossi keluar sebagai runner-up sementara Marquez juaranya berkat kemenangan beruntun di 10 seri pertama.

Setahun berselang, giliran Rossi yang berhasil finis di atas Marquez dengan memuncaki klasemen sampai seri akhir.

Rossi gagal secara dramatis karena insiden Sepang Clash dengan Marquez membuatnya harus start dari posisi buncit pada balapan terakhir.

Musim itu menandai awal keretakan besar dalam hubungan antara Rossi dan Marquez yang semula harmonis.

Baca juga: Bagnaia Kecewa Atas Hasil Sprint Race, Murid Kebanggaan Valentino Rossi Menatap Sesi Balapan Utama

SOSOK WARISAN ROSSI - Satu warisan atau legasi legenda balap, Valentino Rossi, kiranya kini sedang diteruskan Francesco Bagnaia. Hanya saja, sosok yang dianggap murid pembalap mantan juara dunia, Valentino Rossi belumlah menunjukkan performa terbaiknya. Karenanya, Seri MotoGP Belanda tak lagi mudah bagi Nuvola Rossa
SOSOK WARISAN ROSSI - Satu warisan atau legasi legenda balap, Valentino Rossi, kiranya kini sedang diteruskan Francesco Bagnaia. Hanya saja, sosok yang dianggap murid pembalap mantan juara dunia, Valentino Rossi belumlah menunjukkan performa terbaiknya. Karenanya, Seri MotoGP Belanda tak lagi mudah bagi Nuvola Rossa (TWITTER.COM/VRRIDERSACADEMY .)

Baca juga: Update MotoGP Indonesia 2025: Marquez Mendekati Rekor Rossi Tuntaskan Mandalika setelah Motegi

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved