Pemkab Solok Selatan

Wabup Solok Selatan Yulian Efi Tekankan Optimalisasi Peran KPA–PPA saat Apel Pagi

Yulian ingin agar program-program PPA benar-benar terasa manfaatnya bagi kelompok rentan, sehingga tercipta lingkungan daerah yang aman dan inklusif.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemkab Solok Selatan
APEL- Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, memimpin jalannya Apel Senin pagi di halaman kantor bupati setempat pada Senin (19/1/2026). Yulian Efi memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, memimpin jalannya Apel Senin pagi di halaman kantor bupati.
  • Yulian Efi menyoroti penguatan peran Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serta urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).
  • Menurut Wabup, pemahaman yang utuh mengenai tugas dan fungsi masing-masing bidang merupakan fondasi utama dalam menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan melayani.

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN – Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

Instruksi tersebut disampaikan saat dirinya memimpin jalannya Apel Senin pagi di halaman kantor bupati setempat pada Senin (19/01/2026).

Dalam kesempatan itu, Yulian Efi menyoroti dua poin krusial yang harus menjadi perhatian serius seluruh perangkat daerah, yakni penguatan peran Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serta urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).

Menurut Wabup, pemahaman yang utuh mengenai tugas dan fungsi masing-masing bidang merupakan fondasi utama dalam menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan melayani.

Baca juga: Komitmen Transparansi, Pemkab Solok Selatan Paparkan Postur APBD 2026

Terkait anggaran, Yulian menegaskan bahwa KPA memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap rupiah uang negara digunakan secara tepat sasaran.
"KPA memegang peran strategis dalam pengelolaan dan pelaksanaan anggaran agar tetap efektif, efisien, dan tentunya akuntabel," ujar Yulian Efi di hadapan peserta apel.

Ia menambahkan, tanpa pengawasan yang ketat dari sisi manajerial anggaran, program-program pembangunan yang telah direncanakan dikhawatirkan tidak akan mencapai target yang maksimal.

Di sisi lain, Wabup juga memberikan porsi perhatian khusus pada isu sosial melalui urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).

Menurutnya, PPA bukan sekadar urusan administratif, melainkan urusan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan kualitas hidup masyarakat di Solok Selatan.

Yulian ingin agar program-program PPA benar-benar terasa manfaatnya bagi kelompok rentan, sehingga tercipta lingkungan daerah yang aman dan inklusif.

Baca juga: Sambut HUT ke-22 Kabupaten Solok Selatan, Wabup Yulian Efi Ingatkan Sejarah Pemekaran

"Optimalisasi kedua peran ini, baik KPA maupun PPA, adalah kunci agar manfaat nyata dari setiap program pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas," tegasnya.

Selain persoalan manajerial dan sosial, orang nomor dua di Solok Selatan ini juga memberikan peringatan keras terkait pengerjaan proyek fisik di lapangan.

Ia mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau pengerjaan infrastruktur agar tidak keluar dari jalur perencanaan semula.

Yulian mengingatkan agar spesifikasi teknis tidak ditawar-tawar dan setiap pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu sesuai dengan kontrak yang berlaku.

"Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada keterlambatan yang nantinya justru menjadi beban administrasi dan menghambat serapan anggaran," lanjutnya.

Mengakhiri arahannya, Wabup meminta seluruh ASN untuk meningkatkan koordinasi lintas sektoral guna meminimalisir kendala di kemudian hari.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved