Kabupaten Dharmasraya

Hidupkan Kembali Tradisi Lisan, Dharmasraya Gelar Lomba Bertutur bagi Siswa SD

Menurut Syukri, lomba bertutur menjadi jembatan untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang menjadi ciri khas kebudayaan Minangkabau di masa lalu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemkab Dharmasraya
LOMBA BERTUTUR- Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemkab Dharmasraya resmi mengumumkan penyelenggaraan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya untuk tahun 2026. Kegiatan bergengsi ini dirancang bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan instrumen strategis untuk membangun karakter dan kepercayaan diri anak-anak 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Dharmasraya umumkan penyelenggaraan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI.
  • Lomba ini dinilai memiliki dimensi edukatif yang sangat luas bagi perkembangan mental siswa.
  • Proses pendaftaran sebenarnya telah dibuka sejak tanggal 17 Maret 2026 lalu.
  • Lomba akan dilangsungkan selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2026 mendatang.
  • Lomba digelar di di Kompleks Sport Center Koto Padang.

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi emas melalui penguatan literasi sejak dini.

Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemkab Dharmasraya resmi mengumumkan penyelenggaraan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Dharmasraya untuk tahun 2026.

Kegiatan bergengsi ini dirancang bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan instrumen strategis untuk membangun karakter dan kepercayaan diri anak-anak di Dharmasraya.

Langkah ini selaras dengan visi besar Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan Wakil Bupati Leli Arni dalam memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Baca juga: Dinkes Pasaman Barat Selidiki Penyebab Keracunan 25 Warga, Sampel Makanan Dikirim ke Labkesda

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, M. Syukri, menjelaskan bahwa lomba ini memiliki dimensi edukatif yang sangat luas bagi perkembangan mental siswa.

Ia menekankan pentingnya kemampuan literasi sebagai pondasi utama bagi masa depan generasi muda.

Menurut Syukri, lomba bertutur menjadi jembatan untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang menjadi ciri khas kebudayaan Minangkabau di masa lalu.

"Kita ingin menghidupkan kembali budaya bertutur yang sarat akan pesan moral dan nilai pendidikan, sehingga anak-anak tidak lupa akan akarnya," ungkapnya dilansir resmi, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Pemkab Dharmasraya Gelar Car Free Day dan Pasar Kuliner Akhir Pekan, Simak Jadwalnya

Selain itu, kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit orator masa depan yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kematangan emosional.

Dinas Perpustakaan berharap, melalui cerita-cerita yang dibawakan, kearifan lokal daerah dapat terus terjaga dan dikenal oleh generasi Z dan Alpha saat ini.

Jadwal Pelaksanaan dan Lokasi Lomba

Bagi sekolah atau orang tua yang ingin mendaftarkan putra-putrinya, proses pendaftaran sebenarnya telah dibuka sejak tanggal 17 Maret 2026 lalu.

Pihak panitia menegaskan bahwa pendaftaran akan terus berlangsung hingga kuota peserta yang ditetapkan telah terpenuhi secara maksimal.

Adapun puncak acara atau pelaksanaan lomba akan dilangsungkan selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2026 mendatang.

Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah yang berlokasi di Kompleks Sport Center Koto Padang dipilih menjadi saksi bisu adu kemampuan bertutur para siswa tersebut.

Total Hadiah Belasan Juta Rupiah

Tidak main-main, Pemkab Dharmasraya telah menyiapkan apresiasi berupa uang pembinaan dengan nilai total mencapai Rp16.500.000 bagi para pemenang.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved