Berita Sumbar
5 Kota Terkaya di Sumatera Barat, Bukittinggi Tempati Urutan Pertama
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat merilis data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar
Penulis: Mona TR | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat merilis data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku tahun 2024.
Hasilnya, Kota Bukittinggi menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan PDRB per kapita tertinggi di Sumbar, mengungguli Ibu Kota Provinsi, Kota Padang.
Mengutip data yang dipublikasikan melalui laman resmi sumbar.bps.go.id, berikut lima daerah dengan PDRB per kapita tertinggi di Sumatera Barat tahun 2024:
1.Kota Bukittinggi – Rp93.968.080
2.Kota Padang – Rp88.225.310
3.Kota Padang Panjang – Rp80.012.140
4.Kota Sawahlunto – Rp73.597.610
5.Kota Solok – Rp69.987.760
Baca juga: BPS: Perekonomian Sumbar Tumbuh 4,36 Persen, Lebih Rendah dari Tahun 2023
Kelima kota tersebut menunjukkan kinerja ekonomi yang kuat, terutama dalam sektor jasa, perdagangan, dan industri kreatif.
Dominasi kota dibanding kabupaten dalam daftar ini menunjukkan konsentrasi aktivitas ekonomi lebih besar di wilayah perkotaan.
Sementara itu, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Padang Pariaman juga masuk dalam jajaran 10 besar dengan PDRB per kapita masing-masing Rp58.713.540 dan Rp58.385.810.
Kota Bukittinggi, sebagai daerah dengan PDRB per kapita tertinggi, dikenal sebagai pusat perdagangan dan pariwisata di Sumatera Barat.
Aktivitas ekonomi yang padat serta tingginya arus wisatawan turut mendorong pendapatan masyarakat dan kontribusi ekonomi daerah.
Baca juga: Inilah 6 Daerah Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan di Sumatera Barat Berdasarkan Data BPS
Kota Padang yang berada di peringkat kedua, merupakan pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama perekonomian Sumbar, dengan sektor unggulan berupa perdagangan, jasa, pendidikan, dan ekspor komoditas.
BPS juga mencatat bahwa total PDRB Sumatera Barat pada tahun 2024 mencapai Rp332,94 triliun, dengan PDRB per kapita provinsi secara keseluruhan sebesar Rp57,05 juta.
Ekonomi Sumbar tumbuh sebesar 4,36 persen (c-to-c), mencerminkan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan pasca pandemi.
| India hingga Tiongkok Jadi Negara Tujuan Ekspor Utama Sumbar, Sawit dan Batu Bara Mendominasi |
|
|---|
| Kota Padang Punya Masjid Terbanyak di Sumbar, Disusul Agam dan Pesisir Selatan |
|
|---|
| Inilah 6 Daerah Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan di Sumatera Barat Berdasarkan Data BPS |
|
|---|
| Polda Sumbar Amankan Seorang Mucikari Lelaki, Lalu Kirim 2 Wanita ke Andam Dewi di Solok |
|
|---|
| Soal Surat Sumbangan : DPRD Sumbar Batal, Gunakan Hak Angket kepada Gubernur Mahyeldi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kondisi-pendestrian-Jam-Gadang-Kota-Bukittinggi-yang-dipadati-fgsj.jpg)