Kebakaran Lahan di Lima Puluh Kota

Api Kembali Mengamuk di Lembah Harau Sumbar, Kebakaran Hutan Meluas ke Belakang Glamping Senin Malam

Api kembali menyala di kawasan wisata Lembah Harau, di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
BPBD Lima Puluh Kota
KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN - 1 hektar hutan dan lahan terbakar di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (23/6/2025). Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol sebut api kembali menyala pada Senin malam. 

TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA - Api kembali menyala di kawasan wisata Lembah Harau, di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Senin (23/6/2025) malam.

Hal itu diungkapkan olek Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol saat memberikan keterangan kepada Tribunpadang.com.

Rahmadinol menyebut bahwa pada Senin malam ini api kembali menyala di kawasan wisata Lembah Harau.

"Api menyala kembali, tampak dari belakang glamping (penginapan) 3 dan 4 di Harau," sebutnya.

"Sebelumnya, api sudah mulai berangsur padam dan sampai di puncak bukit. Sekarang menyala kembali," bebernya.

Baca juga: Sosok Zahran Nizar Peserta Clash Of Champions Ruangguru Season 2, Bertekad Jadi "The Next Habibie"

Sebelumnya diberitakan, 1 hektar hutan dan lahan terbakar di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (23/6/2025).

Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol mengungkapkan jika benar telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau.

"Kebakaran menghanguskan 1 hektar hutan dan lahan," ucap Rahmadinol saat dihubungi Tribunpadang.com.

Rahmadinol menyebut, saat ini kondisi api sudah berada di puncak bukit dan pemadaman akan dilanjutkan esok hari.

Baca juga: 1 Hektar Hutan di Harau Lima Puluh Kota Terbakar, Api Capai Puncak Bukit dan Pemdaman Lanjut Besok

"Api sudah mengarah ke puncak, pemadaman dilanjutkan besok pagi," terangnya.

"Kita juga sempat terkendala ketika pemadaman," sambungnya.

Lebih lanjut, Rahmadinol mengungkapkan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah nagari bersama Kepala Jorong dan juga bersama TNI Polri.

"Tidak hanya itu, kami juga sudah berkoordinasi dengan jajaran Dinas Kehutanan Provinsi melalui UPT KPHL Limapuluh Kota, serta BKSDA," bebernya.

Kata Rahmadinol, untuk penyebab kebakaran masih dilakukan oleh pihak berwenang.

Baca juga: Pembunuhan Berantai Padang Pariaman: Warga Trauma, Rumah Pelaku Sepi Terpasang Garis Polisi

"Namun di dekat lokasi,bada yang bukak lahan," indikasi Rahmadinol.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di saat musim kemarau, lantaran rentan terjadinya kebakaran hutan.

"Kepada masyarakat untuk tetap siaga dan waspada serta hati-hati untuk melakukan pembakaran di saat ini. Karena ketika api menyala, itu akan diiringi dengan angin, sehimgga mudah menyebar," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved