Jalan Tol Padang Sicincin

139 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Padang–Sicincin Selama 18 Hari Operasional Gratis

Kehadiran Jalan Tol Padang–Sicincin disambut antusias masyarakat dan kini menjadi salah satu jalur favorit warga Sumatera Barat (Sumbar) untuk melakuk

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
PT HK
TOL PADANG SICINCIN - Kehadiran Jalan Tol Padang–Sicincin disambut antusias masyarakat dan kini menjadi salah satu jalur favorit warga Sumatera Barat (Sumbar) untuk melakukan perjalanan. Selama 18 hari pertama operasional tanpa tarif sejak 28 Mei 2025, PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 139.735 kendaraan melintasi tol ini. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kehadiran Jalan Tol Padang–Sicincin disambut antusias masyarakat dan kini menjadi salah satu jalur favorit warga Sumatera Barat (Sumbar) untuk melakukan perjalanan.

Selama 18 hari pertama operasional tanpa tarif sejak 28 Mei 2025, PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 139.735 kendaraan melintasi tol ini.

Angka itu setara dengan rata-rata 7.354 kendaraan per hari, tergolong tinggi untuk ruas tol yang baru beroperasi selama dua pekan lebih.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan betapa kehadiran tol ini telah lama dinanti untuk mendukung mobilitas di wilayah Sumbar.

“Jalan tol sepanjang 36 kilometer ini mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan dari Padang ke Sicincin—dari sekitar 1,5 jam melalui jalur nasional menjadi hanya 30 menit lewat tol,” ujar Adjib Al Hakim dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (14/6/2025).

Baca juga: Bacaan Sholawat Syifa Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahan dan Cara Mengamalkannya untuk Orang Sakit

Mayoritas kendaraan yang melintasi ruas tol ini adalah kendaraan Golongan I, terutama kendaraan pribadi.

Tol ini pun memberikan dampak langsung bagi pengguna harian.

Florina, warga Kota Padang yang rutin bepergian ke Padang Panjang, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tol ini.

“Sekarang saya tidak perlu berangkat sepagi dulu. Cukup setengah jam perjalanan, jalannya mulus, hemat bensin juga. Ini benar-benar mengubah kualitas hidup saya,” ujarnya.

Efisiensi waktu hingga 90 persen ini tidak hanya menguntungkan pengguna harian, tetapi juga diprediksi bakal mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di Sumbar.

Baca juga: Opini: Pembangunan Jalan Tol Sumatera Barat: Antara Kepentingan Umum dan Hak Atas Tanah

Akses yang semakin mudah dari Bandara Internasional Minangkabau menuju destinasi unggulan seperti Bukittinggi diyakini akan semakin diminati, terutama saat musim liburan sekolah dan pariwisata pertengahan tahun.

Untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, Tol Padang–Sicincin dilengkapi infrastruktur modern dengan dua gerbang tol aktif, yaitu Gerbang Tol Padang dan Gerbang Tol Kapalo Hilalang. GT Padang memiliki enam gardu transaksi dengan sistem terbuka yang memperlancar arus lalu lintas.

Hutama Karya juga menyiagakan 130 personel dan 13 unit armada operasional, termasuk kendaraan patroli, ambulans, mobil derek, kendaraan rescue, dan Patroli Jalan Raya (PJR). Pemantauan lalu lintas dilakukan secara real-time melalui jaringan CCTV dan Variable Message Sign (VMS) di titik-titik strategis.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat sosialisasi dan edukasi keselamatan berkendara agar budaya berkendara yang baik di jalan tol dapat terwujud secara optimal,” tutup Adjib.

Hutama Karya juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan berkendara di jalan tol. Pengemudi diminta menjaga kecepatan antara 60–80 km/jam dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved