Guru Besar Unand Kembali Nyatakan Sikap, Kritik Menkes dan UU Kesehatan

Prof Masrul menegaskan, para guru besar akan terus menyuarakan protes apabila kebijakan yang ada tetap diberlakukan tanpa evaluasi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
SISTEM PENDIDIKAN KEDOKTERAN- Guru besar dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat, kembali menyatakan sikap terkait kebijakan transformasi dan tata kelola kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Salah satu guru besar Kedokteran Unand, Prof. Dr. dr. Masrul, M.Sc., Sp.GK, menyebutkan bahwa pernyataan ini merupakan tindak lanjut atas belum adanya respons konkret dari pemerintah pusat terhadap keresahan yang sebelumnya telah mereka sampaikan. 

“Ini bertentangan dengan konsep dasar penyelenggaraan PPDS, yang melibatkan tiga entitas utama, yaitu fakultas kedokteran, rumah sakit pendidikan, dan kolegium,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Prof Masrul secara tegas meminta Presiden Prabowo untuk mengevaluasi kepemimpinan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

“Kami juga meminta Menteri Kesehatan mundur dari jabatannya. Hubungan Menkes dengan kami sudah tidak harmonis. Narasi yang ia bangun seolah-olah kami pihak yang salah dan harus diperbaiki oleh dia. Maka dari itu, kami meminta Presiden Prabowo untuk melakukan evaluasi dan memberhentikannya,” tutup Prof Masrul. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved