Kabupaten Dharmasraya

Dharmasraya Tuntaskan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Seluruh Nagari, Perkuat Ekonomi Rakyat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya terus merampungkan pembentukan koperasi merah putih di seluruh wilayahnya.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
KOPERASI MERAH PUTIH - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, saat kunjungan ke Sumbar, Kamis (29/5/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya terus merampungkan pembentukan koperasi merah putih di seluruh wilayahnya. 

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya terus merampungkan pembentukan koperasi merah putih di seluruh wilayahnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Dagperinkop) Kabupaten Dharmasraya, Nofriadi Roni Puska menjelaskan seluruh nagari di Kabupaten Dharmasraya telah melakukan Musyawarah Nagari Khusus (Musnagsus) pembentukan koperasi merah putih.

“Alhamdulillah kita 100 persen sudah Musnagsus pembentukan koperasi merah putih di semua nagari,” katanya saat dihubungi, Kamis (5/6/2025).

Ia mengatakan Kabupaten Dharmasraya akan memiliki 52 koperasi merah putih yang mana satu nagari, satu koperasi merah putih.

Sampai tanggal 2 Juni 2025 sudah ada 18 koperasi merah putih yang memiliki akta notaris.

Baca juga: Pemkab Solok Selatan Kurban 48 Ekor Sapi dan 2 Kambing, Pemotongan Ternak Dilaksanakan Besok

“Untuk selebihnya ada yang menunggu akta notaris selesai atau sedang membuat aktanya,” terangnya.

Lanjut Nofriadi Roni, setelah seluruh koperasi merah putih di Dharmasraya memiliki akta notaris maka pengurus koperasi akan diberikan pelatihan.

“Kita tentu harus memberikan pembekalan pada pengurus koperasi sebelum launching nasional 12 Juli nantik hingga mereka paham apa yang akan dikerjakan,” ucapnya.

Pembentukan Koperasi Merah Putih ini, sebagai bagian dari upaya menguatkan ekonomi kerakyatan.

Koperasi Merah Putih dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dibina secara berkelanjutan.

Baca juga: Viral Tagar Save Raja Ampat, Bahlil akan Sambangi Tambang Nikel di Papua, Ternyata Milik PT Antam?

Ia juga menuturkan koperasi merah putih tidak akan tumpang tindih dengan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).

Hal itu dilakukan dengan cara kolaborasi program yang dijalankan hingga saling menguatkan.

“Kopdes ini milik warga nagari sementara Bumnag itu milik pemerintah nagari . Jadi bukan tumpang tindih, tetapi bagaimana koperasi desa merah putih ini bisa memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk warga,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved