Kebakaran di Sijunjung

Hanya Tinggal Pakaian di Badan, Panti Asuhan yang Terbakar di Sijunjung Butuh Bantuan Makanan

Ketua Panti Asuhan Nurul Iman Enam Berlian, Alwi, mengatakan bahwa penghuni panti terpaksa mengungsi ke musala untuk sementara waktu.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
PANTI ASUHAN TERBAKAR- Anak-anak Panti Asuhan Nurul Iman Enam Berlian di Jorong Ujung Padang, Nagari Tanjung Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumbar terpaksa harus tidur di Mushalla karena tempat tinggalnya terbakar pada Senin (19/5/2025). Penghuni panti asuhan membutuhkan bantuan berupa makanan. 

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Penghuni Panti Asuhan Nurul Iman Enam Berlian di Jorong Ujung Padang, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat membutuhkan bantuan berupa makanan dan pakaian.

Ketua Panti Asuhan Nurul Iman Enam Berlian, Alwi, mengatakan bahwa penghuni panti terpaksa mengungsi ke musala untuk sementara waktu.

Bantuan dari masyarakat atau pemerintah sudah mulai berdatangan baik itu sembako maupun pakaian bekas.

“Terpenting bagi kami sekarang bantuan sembako untuk makan anak-anak panti dan secepatnya pendirian bangunan hingga mereka tak mengungsi lagi,” harapnya.

Baca juga: Panti Asuhan di Sijunjung Kebakaran, Korban Butuh Bantuan Sembako Mendesak

Panti Asuhan Nurul Iman Enam Berlian di Jorong Ujung Padang terbakar pada Senin (19/5/2025).

Ia mengatakan dari kebakaran ini tak ada yang tersisa, anak-anak lari menyelamatkan diri menggunakan baju yang di badan saja.

Surat-surat penting termasuk ijazah anak panti bahkan motor operasional turut dilahap api.

“Tak ada yang tersisa, hanya baju yang melekat di badan, bersyukur dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Baca juga: Panti Asuhan di Koto VII Sijunjung Hangus Terbakar, Anak-Anak Mengungsi dan Tidur di Musala

Alwis mengungkapkan kebakaran ini diduga karena korsleting listrik.

Kebakaran ini mengakibatkan tiga unit bangunan terbakar termasuk rumah gadang yang berada dekat panti.

“Ruang yang tersisa cuma kantor itupun sudah hampir dilahap api,” katanya saat ditemui, Selasa (20/5/2025).

Dikatakan Alwis, untuk sementara anak panti khususnya laki-laki diungsikan di musala lama dekat panti.

Baca juga: Pabrik Karet di Padang Kembali Terbakar, Diduga dari Bahan Baku yang Masih Panas Ditiup Angin

Sedangkan anak-anak perempuan diinapkan di ruang kantor yang tak terbakar.

Jumlah penghuni panti ada 30 orang terdiri dari 10 orang laki-laki, 14 orang anak perempuan dan enam orang pengurus panti.

“Anak panti yang paling kecil berusia 3 tahun sedangkan paling besar berusia 18 tahun, mereka berasal dari berbagai daerah,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang ingin berdonasi dapat mengirimkan bantuan melalui nomor rekening panti yakni Bank Nagari Syariah, 7102-0201-05177-4 an PSAA Nurul Iman Enam Berlian. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved