Seni Budaya
10 Pepatah Minangkabau Patut Jadi Pedoman Bagi Gen Z
BERIKUT ini uraian tentang Pepatah Minangkabau guna menjadi panduan sekaligus bisa jadi pedoman bagi generasi Z atau Gen Z. Simak satu per satu denga
Editor:
Emil Mahmud
DokumenPribadi / Wahyu Saptio
TAMPILKAN SENI BUDAYA - Potret Gen Z Minangkabau setelah tampil di sebuah acara kesenian di Kota Padang, menampilkan tarian dan musik tradisional Minangkabau. Mereka menampilkan kreasi seni dan budaya lokal yang masih bertahan, serta patut untuk dilestarikan.
Ini adalah pengingat untuk membangun fondasi hidup yang kuat, punya prinsip, tujuan, dan identitas diri. Jangan hanya ikut-ikutan, tapi pahami benar apa yang kamu yakini dan tuju.
10. "Nan ameh indak salalu masak"
Maknanya adalah hal yang berharga tidak selalu langsung bisa dinikmati. Seperti emas, yang butuh waktu untuk diproses agar bersinar.
Dalam hidup, segala sesuatu butuh proses dan ketekunan. Jangan terburu-buru ingin hasil instan. Pepatah ini sangat pas di tengah budaya serba cepat sekarang. Ingatlah bahwa proses yang panjang sering kali menghasilkan sesuatu yang lebih kuat dan tahan lama.
(Wahyu Saptio Afrima, Mahasiswa Sastra Minangkabau, FIB- Universitas Andalas. Magang di Tribun Padang.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Viva-LAvida.jpg)