MotoGP Spanyol 2025
Marc Marquez Ungkap Insiden Crash, Diduga Senggol Francesco Bagnaia dan Gagal Naik Podium
Satu insiden menimpa Marc Marquez yang sempat senggol Francesco Bagnaia pada perebutan kedua sebelum crash di MotoGP Spanyol 2025 di Sirkuit Jerez, Je
TRIBUNPADANG.COM - Satu insiden menimpa Marc Marquez yang diduga sempat senggol Francesco Bagnaia pada perebutan kedua sebelum crash di MotoGP Spanyol 2025 di Sirkuit Jerez, Jerez de la Frontera, Spanyol, Minggu (27/4/2025). Alhasil, Marc Marquez gagal naik podium seri motoGP kali ini.
Terkait penyebab dirinya mengalami crash, Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menjelaskan lebih rinci atas kejadian yang merugikan peluangnya untuk naik podium.
Pasalnya, pada saat upaya perebutan podium MotoGP Spanyol 2025, diakuinya sebagai kesalahan besar kedua yang dilakukan musim ini termasuk di Sirkuit Jerez, Jerez de la Frontera, Spanyol, Minggu kemarin.
Sementara dirinya berupaya memburu kemenangan, kemudian sedang bersaing sengit di posisi podium, malahan juara dunia delapan kali itu gagal mengendalikan diri.
Marquez mengalami crash pada balapan utama saat sesi baru berjalan tiga putaran.
Dia mengalami lowside hingga terseret di area gravel tikungan delapan. Kecelakaan ini menjadi yang kedua setelah dia juga crash di balapan utama GP Americas 2025 lalu.
Namun begitu, sebetulnya adalah bukan Marc Marquez namanya bila sosok yang gampang saja menyerah.
Mengetahui motornya masih bisa dipacu, meski setengah hancur karena lecet di bagian sisi kiri, dia tetap bergabung ke rombongan.
Setelah melorot ke posisi ke-22, Marquez masih berusaha keras untuk setidaknya pulang dengan tetap membawa poin.
Misi mengincar 15 besar akhirnya berhasil hingga sejumlah pembalap yang gagal finis di depannya membuat posisinya tambah maju dan berakhir finis P12.
"Saya crash, hal-hal seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi jika saya ingin berjuang untuk kejuaraan dunia," kata Marquez dikutip Bolasport dari Motosan.es.
Ada satu perubahan teknis pada bagian motor Ducati Desmosedici GP miliknya yang kemungkinan jadi penyebab dia gagal memperhitungkan lebih matang saat melintasi titik tikungan.
"Sulit untuk dimengerti," ungkap Marquez yang masih agak bingung.
"Mungkin karena saya kurang memperhitungkan. Sebelumnya saya selalu berkendara sendiri (di depan) dan saya tidak memperhitungkan ketika saya berada di belakang dua pembalap (Quartararo dan Bagnaia, red)."
"Sepertinya, aerodinamika pada motor telah berubah dan saya kurang mempertimbangkan hal itu saat melintasi tikungan 8, tikungan di mana saya mengendarai dengan cepat sepanjang akhir pekan ini," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/momentum-sia1.jpg)