Pacu Kuda Padang Pariaman

Bupati Cup 2025 Geliatkan Ekonomi Padang Pariaman, Melepas Rindu Pecinta Pacu Kuda

Pacu kuda di Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali digelar setelah sembilan tahun vakum.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Ist
PACU KUDA - Event pacu kuda di Balah Aia, Sungai Sariak, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (7/4/2025). Event pacu kuda Bupati Padang Pariaman Cup 2025 ini, merupakan janji politik dari Bupati dan Wakil Bupati setempat saat masa kampanye Pilkda 2024. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN – Pacu kuda di Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali digelar setelah sembilan tahun vakum.

Event Bupati Padang Pariaman Cup 2025 yang berlangsung di Balah Aia, Sungai Sariak, menarik ribuan pengunjung dan mendorong perekonomian masyarakat setempat, Senin (7/4/2025).

Event pacu kuda Bupati Padang Pariaman Cup 2025 ini, merupakan janji politik dari Bupati dan Wakil Bupati setempat saat masa kampanye Pilkda 2024.

Janji tersebut ditunaikan oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis selama dua hari dengan memanfaatkan momentum lebaran 2025, (5 April hingga 6 April).

Benar saja event yang telah lama vakum ini masih menjadi magnet yang kuat untuk mendongkrak ekonomi dan pariwisata Padang Pariaman.

Baca juga: Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Machfud Ikut Serahkan Hadiah Pemenang Pacu Kuda di Padang Pariaman

"Selama dua hari event berlangsung saya yakin tidak kurang dari 40 ribu pengunjung yang hadir, untuk melepas rindu mereka menonton pacu kuda di kampung halamannya," ujar JKA, saat dihubungi, Senin (7/4/2025).

Antusias masyarakat pada event ini membuat John Kenedy Azis terharu, karena peserta dan penonton yang hadir berasal dari luar Sumbar, seperti Aceh, Riau, Jambi hingga Sumatera Utara.

Hal ini membuat JKA yakin bahwa Pacu Kuda bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum kebangkitan budaya dan ekonomi lokal.

"Ini merupakan bukti nyata bahwa event ini semakin menarik perhatian masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar daerah," ujarnya.

Tak hanya memperkuat kebanggaan budaya, menurutnya event ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal. 

Baca juga: Rindu Pacuan Kuda, Ribuan Warga Padati Bupati Cup Padang Pariaman 2025

Selain menjadi ajang pelestarian tradisi, Pacu Kudo juga membawa manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat. 

Nilai transaksi selama rangkaian acara berlangsung mencapai lebih dari Rp4 miliar rupiah, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha kecil dan menengah. 

Mulai dari pedagang kuliner, pengrajin suvenir, hingga sektor transportasi dan perhotelan, semuanya merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event ini.

JKA menegaskan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk menjadikan Event Pacu Kudo ini sebagai agenda tahunan, yang akan terus ditingkatkan kualitas dan skalanya termasuk sarana dan fasilitas lainnya.

"Oleh karena itu, mari kita jaga semangat kebersamaan ini, terus dukung kegiatan budaya, dan jadikan Padang Pariaman sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing tinggi," katanya.

Baca juga: Penuhi Janji Kampanye Bupati dan Wabup Padang Pariaman akan Kembali Gelar Pacu Kuda

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved