Pacu Kuda Padang Pariaman

Sempat Vakum 9 Tahun, Pacu Kuda Padang Pariaman Kembali Digelar, Hadiah Rp 350 Juta

Pacu kuda Padang Pariaman, Sumatera Barat yang sempat vakum selama sembilan tahun akhirnya kembali digelar.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Ist
PACU KUDA - Bupati Padang Pariaman, John kenedy Azis. Dia mengatakan, event pacu kuda ini kembali digelar menimbang animonya yang tinggi, permintaan dari masyarakat setempat dan dampaknya pada sektor ekonomi. 

TRIBUNPADANG.COM,PADANG PARIAMAN - Pacu kuda Padang Pariaman, Sumatera Barat yang sempat vakum selama sembilan tahun akhirnya kembali digelar.

Ajang balapan kuda ini akan berlangsung selama dua hari di arena pacu kuda Balah Aia, VII Koto Sungai Sariak, mulai Sabtu (5/4/2025).

Gelaran ini akan melibatkan kuda dari daerah sumatera Barat dan luar Sumbar, yang saat ini sudah bermalam di arena pacuan kuda kawasan Balah Aia, VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman.

Bupati Padang Pariaman, John kenedy Azis mengatakan, event pacu kuda ini kembali digelar menimbang animonya yang tinggi, permintaan dari masyarakat setempat dan dampaknya pada sektor ekonomi.

"Sengaja kami manfaatkan momentum libur lebaran, guna menarik pemudik dan wisatawan untuk berkunjung," ujarnya, dihubungi Jumat (4/4/2025).

Baca juga: One Way System Diberlakukan di Kelok 9 Sumbar, Arus Balik H+5 Lebaran Ramai Lancar

JKA menyebut event ini awalnya berbentrokan dengan Kota Bukittinggi, namun Wako Bukittinggi mengalah dan memberi ruang untuk Padang Pariaman guna mendapatkan gaung yang besar.

Pacu kuda kali ini akan berlangsung selama dua hari melalui 24 race perlombaan dengan total hadiah mencapai Rp350 juta.

Hadiah tersebut bersumber dari perantau dan sponsor yang bersedia terlibat untuk menghidupkan kembali event ini.

Ia mengaku persiapan event ini sudah sangat matang, mulai dari arena, tribun, pedok, rumah juri dan lain sebagainya sudah siap untuk digunakkan.

Ia berharap event ini bisa berjalan rutin, dengan melalui sejumlah evaluasi guna menarik lebih banyak minat masyarakat untuk berkunjung.

Baca juga: Harga Tiket Taman Satwa Kandi Sawahlunto saat Libur Lebaran, Anak Rp 12 Ribu, Dewasa Rp 17 Ribu

Pasalnya, JKA sudah menerbitkan peraturan pemerintah agar event ini bisa berjalan konsisten dengan menjadikannya agenda daerah.

"Sejumlah kuda sudah berdatangan, semoga event besok bisa berjalan lancar dan berdampak pada ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.

Ia mengaku juga sudah menggandeng sejumlah pihak serta masyarakat setempat untuk bahu membahu menyukseskan event ini. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved