BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR: Harga Emas di Bukittinggi Naik dan Banjir di Pesisir Selatan

Berita Populer Sumbar harga emas di Bukittinggi naik dan banjir di Pesisir Selatan. Simak berita selengkapnya melaui artikel ini

Editor: Rizka Desri Yusfita
Foto: Fajar Alfaridho Herman/tribunpadang.com
HARGA EMAS NAIK: Salah seorang warga yang hendak membeli emas di salah satu toko di Kota Bukittinggi, Kamis (6/3/2025). Harga emas alami kenaikan, kini capai harga Rp3.850.000 per emas. 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita tentang harga emas di Bukittinggi naik dan banjir di Pesisir Selatan.

Simak selegkapnya:

1. Harga Emas kembali Naik di Bukittinggi, Kini Capai Rp3.850.000 per Emas, Masyarakat Banyak Menjual

Harga emas kembali alami kenaikan dalam beberapa minggu terakhir. Khususnya di Kota Bukittinggi, harga satu emas saat ini berada di angka Rp3.850.000 per emas (per 2,4 gram).

"Iya benar memang harga emas kembali mengalami kenaikan ya jika kita lihat dari sebulan yang lalu," kata salah seorang pedagang emas, Muhammad Fadhli, Kamis (6/3/2025).

Baca juga: Harga Emas kembali Naik di Bukittinggi, Kini Capai Rp3.850.000 per Emas, Masyarakat Banyak Menjual

Fadhli mengungkapkan bahwa kenaikan harga emas dipengaruhi oleh tingginya harga pasaran lokal daripada harga pasaran internasional.

"Kita melihatnya bahwa beberapa hari yang lalu harga emas internasional mencapai harga tertingginya, namun mengalami penurunan pada hari ini. Tapi disaat harga internasional turun, harga emas lokal tetap bertahan," jelasnya.

Fadhli menjelaskan bahwa kenaikan harga emas selalu bertahap di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu setiap kenaikannya.

"Kalau sebulan lalu kalau tidak salah harganya di sekitar Rp3,6 juta per emasnya, kemudian naik secara bertahap. Kemarin juga sempat turun sedikit, tapi hari ini sudah naik lagi," ujarnya.

Sementara itu, terkait proses jual beli, Fadhli menyebutkan bahwa lebih tinggi daya jual masyarakat daripada membeli.

"Kalau saat ini lebih banyak yang menjual ya daripada membeli, tapi belum tau nanti ketika momen akan lebaran," ujarnya.

"Faktornya mungkin karena kebutuhan masyarakat ya, semoga saja nanti daya beli masyarakat bisa meningkat," harapnya.

Baca juga: Banjir Rendam Jalan dan Puluhan Rumah di Pesisir Selatan, Sungai Batang Tarusan Meluap

2. Banjir Rendam Jalan dan Puluhan Rumah di Pesisir Selatan, Sungai Batang Tarusan Meluap

Banjir melanda Nagari Duku, Kecamatan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akibat meluapnya Sungai Batang Tarusan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Defrisiswardi, mengatakan telah terjadi banjir pada Rabu (5/3/2025).

Ia mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung sampai malam hari.

"Banjir terjadi akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi. Akibatnya membuat debit air di sungai Batang Tarusan menjadi tinggi. Akhirnya aliran sungai meluapnya," kata Defrisiswardi, Kamis (6/3/2025).

Akibat kejadian tersebut, Wakil Bupati Pesisir Selatan didampingi BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, dan Forkopimcam Kecamatan XI Tarusan melakukan peninjauan ke lokasi banjir.

 Hasilnya, diketahui bahwa akses jalan Padang - Painan tidak bisa dilewati karena adanya genangan air dengan ketinggian 100 cm.

"Ada puluhan rumah warga ikut terendam banjir," pungkasnya. 

(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved