Gunung Marapi Erupsi
Letusan Gunung Marapi Jumat Pagi Lontarkan Magma, PGA Beri Penjelasan: Erupsi yang Cukup Besar
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Kota Bukittinggi memberikan penjelasan terkait tingginya kolom abu vulkanik saat terjadi erupsi letusan pada ..
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Kota Bukittinggi memberikan penjelasan terkait tingginya kolom abu vulkanik saat terjadi erupsi letusan pada hari Jumat (7/3/2025) dini hari tadi.
Petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo, mengatakan tingginya kolom abu tersebut terpengaruhi karena letak awal dari magma yang dilontarkan.
Menurut Teguh, magma erupsi letusan tersebut berada di dekat puncak kawah.
"Jika kita lihat dari pola letusannya tidak ada aba-aba, jadi langsung erupsi sehingga menyebabkan lontaran magmanya cukup luas dan kolom abu yang cukup tinggi," jelasnya saat dikonfirmasi.
Teguh juga menyebutkan berdasarkan pantauan dari Pos PGA Bukittinggi, Erupsi tadi malam merupakan salah satu erupsi yang cukup besar pada tahun 2025.
"Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ini bukan yang terbesar sebetulnya, sebelumnya pernah terjadi di waktu yang sama, yaitu malam hari," ungkapnya.
"Namun kolom abunya tak teramati karena tertutup dari arah sini. Kalau tadi malam kebetulan tidak tertutupi dan dibantu dengan cahaya bulan, sehingga tinggi kolomnya nampak," sambungnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gunung Marapi Sumbar Erupsi Dini Hari, Abu Vulkanik 1.200 Meter, Getarkan Rumah Warga
Selain itu, kata Teguh, curah hujan yang tinggi juga bisa mempengaruhi aktivitas dari Gunung Marapi.
"Sebenarnya kalau berkaitan langsung tidak ya, sama saja untuk bulan-bulan lainnya, terutama awal tahun ini, memang curah hujan cukup tinggi, sehingga untuk pengaruhnya ke Gunung Marapi memang ada," katanya.
"Seperti yang kita ketahui selain jenis erupsinya yang eksplosif, curah hujan yang tinggi juga mempengaruhi adanya erupsi freatik dari Gunung Marapi," sambungnya.
Sementara itu, Teguh belum bisa memastikan apakah aktivitas erupsi tersebut bisa berpotensi menaikkan kembali level aktivitas Gunung Marapi.
"Berdasarkan evaluasi yang telah dikeluarkan sebelumnya, bahwa kegempaan vulkanik Gunung Marapi mengalami penurunan. Namun data deformasi cenderung fluktuatif mengalami peningkatan, tapi terkait potensi kenaikan level belum bisa kita pastikan," pungkasnya.
_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News
| Gunung Marapi Erupsi Pagi Ini, Durasi Dentuman 39 Detik, Warga Agam dan Tanah Datar Waspada Lahar |
|
|---|
| Breaking News: Gunung Marapi Kembali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu 1,6 Km Condong ke Timur Laut |
|
|---|
| Waspada Lahar Dingin dan ISPA, Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Kelabu Setinggi 500 Meter |
|
|---|
| Gunung Marapi Erupsi Lagi Minggu Pagi Ini, Kolom Abu Setinggi 500 Meter Mengarah ke Tenggara |
|
|---|
| Waspada Lahar Dingin Marapi Saat Hujan, Petugas Rekam Durasi Letusan Terpanjang 201 Detik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Petugas-Pos-PGA-Bukittinggi-Teguh-Purnomo-saat-diwawancarai-hf.jpg)