PKL Permindo Minta Wako Padang Fadly Amran Aktifkan Kembali Permindo Night Market

Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Permindo, Kawasan Pasar Raya, Kota Padang meminta Walikota Padang yang baru dilantik untuk mengaktifkan kembali

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Foto: Rima Kurniati/tribunpadang.com
KAWASAN PERMINDO: Jalan Permindo Pasar Raya, Kota Padang tampak tidak lagi ditempati Pedagang Kaki Lima (PKL), Selasa (4/2/2025). Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Permindo, Kawasan Pasar Raya, Kota Padang meminta Walikota Padang yang baru dilantik untuk mengaktifkan kembali Permindo Night Market. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Permindo, Kawasan Pasar Raya, Kota Padang meminta Walikota Padang yang baru dilantik untuk mengaktifkan kembali Permindo Night Market.

Diketahui, Fadly Amran-Maigus Nasir dilantik oleh Presiden Prabowo serentak dengan pelantikan kepala daerah se Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Fadly Amran-Maigus Nasir akan memimpin Kota Padang lima tahun kedepan sampai tahun 2030. Banyak harapan masyarakat tertumpang pada kedua pemimpin tersebut, salah satunya pedagang kaki lima Permindo.

PKL Permindo sempat ricuh dengan Satpol PP Padang saat penertiban pada Minggu (3/2/2025). 

Persoalan ini  dipicu oleh pencabutan Perwako 348 Tahun 2018 yang mengatur PKL berjualan di Pasar Raya Padang dan Jalan Permindo. Dengan dicabutnya perwako tersebut PKL Permindo dilarang berjualan lagi.

Baca juga: Pasca-bentrok PKL dan Satpol PP, Pedagang Was-Was Jualan di Jalan Permindo Pasar Raya Padang

Salah seorang PKL Permindo, Rio Putra mengatakan PKL Permindo telah menjual barang dagangannya di lokasi tersebut sejak lama.

Mereka selalu berjualan mulai pukul 17.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB sesuai dengan perwako 348 Tahun 2018.

Pedagang berharap dibawah kepemimpinan Fadly Amran-Maigus Nasir tidak ada lagi pengusiran yang dilakukan Satpol PP Padang.

"Jangan sampai ada pengusiran lagi karena sudah lama, kami sudah menjual di sini sejak orang tua," kata Rio.

Rio menambahkan PKL juga meminta agar aturan yang telah dicabut tersebut dikembalikan dan meminta agar tenda-tenda diatur dengan rapi.

Baca juga: DPRD Padang Dukung Penertiban PKL di Permindo, Pedagang Diminta Pindah ke Pasar Raya

"Kadai akan sepi kalau tidak ada PKL, daya tarik di Permindo itu kaki lima. Kami minta ditata saja lebih rapi, misalnya diberi tenda agar rapi," kata Rio.

Selain itu, Ia juga meminta agar Permindo Night Market seharusnya digelar sekali seminggu, agar pasar ramai dikunjungi dan jual beli pedagang meningkat.

"Kalau bisa Permindo Night Market digelar lagi," katanya.

Permindo Night Market serupa dengan Pasar Malam yang dilangsungkan setiap malam minggu (Sabtu malam). 

Jalan Permindo akan ditutup dari kendaraan dan hanya diperbolehkan bagi pejalan kaki. Aneka kuliner dan hiburan pun disuguhkan.

Namun saat covid-19, Permindo Night Market ditiadakan sampai sekarang. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved