Kapolda Sumbar Ungkap Penyebab Tingginya Angka Kriminal dan Kejahatan di Kota Padang

Kota Padang mencatatkan angka kriminalitas tertinggi di Sumatera Barat (Sumbar).

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono, Selasa (31/12/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kota Padang mencatatkan angka kriminalitas tertinggi di Sumatera Barat (Sumbar).

Menurut Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab utama tingginya tingkat kejahatan di wilayah tersebut.

"Daerah yang paling rawan terjadi tindak pidana kriminal adalah Kota Padang. Dimana kriminalitasnya selalu di atas 200 - 300," katanya, Rabu (1/1/2025).

Ia menyebutkan, kawasan Kota Padang menjadi daerah yang paling tinggi angka kriminalitasnya adalah hal yang wajar dan logis. Hal itu dikarenakan lokasi yang masyarakatnya padat.

Lebih lanjut, menjadi daerah pusat perekonomian, sirkulasi keuangan rata-rata pusat perdagangan, pusat pemerintahan, pusat pelayanan masyarakat.

Baca juga: Temu Ramah PLN, Pemerintah, dan Pelaku Usaha: Kolaborasi Hebat untuk Investasi di Kota Padang

Oleh karena itu, relatif banyak kejadian kejahatan bahkan termasuk tawuran di Kota Padang, Sumbar.

Bahkan 87 kelompok tawuran atau geng yang ada di Sumatera Barat, seperti yang telah disampaikannya rata-rata ada di Kota Padang. Namun, sebanyak 50 sudah berhasil ditindak.

"Untuk daerah yang paling rawan tingkat kejahatan adalah Kota Padang, selalu rangking satu dari perolehan totalnya," ujarnya.

Karena daerah tersebut padat penduduk, menjadi pusat perekonomian, banyak dikunjungi wisatawan, banyak aktivitas masyarakat, banyak sirkulasi perdagangan serta keuangan, disitulah banyak kejahatan.

"Daerah lainnya adalah Kota Bukittinggi yang merupakan pusat perdagangan, pusat pariwisata. Itu kriminalitas dan laka lantas termasuk kemacetan tertinggi di Sumatera Barat," katanya.

Irjen Pol Suharyono bersyukur sudah ada tol Padang - Sicincin yang dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas menuju Bukittinggi. Namun, titik menuju lokasi Bukittinggi masih sering terjadi kemacetan, begitu untuk perjalanan kembali ke Kota Padang.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved