Gunung Marapi Erupsi

Warga Sekitar Gunung Marapi Sumbar Tetap Bertani Meskipun Naik Status ke Level III Waspada

Aktivitas masyarakat di sekitar kawasan kaki Gunung Marapi, Sumatera Barat, masih tampak seperti biasa pasca meningkatnya status gunung ke Level III

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Riri, salah seorang petani di Jorong Batang Silasiah, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumbar saat ditemui, Senin (11/11/2024) 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Aktivitas masyarakat di sekitar kawasan kaki Gunung Marapi, Sumatera Barat, masih tampak seperti biasa pasca meningkatnya status gunung ke Level III (Waspada) beberapa waktu yang lalu.

Pantauan TribunPadang.com di Jorong Batang Silasiah, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, warga masih tampak beraktivitas seperti biasanya. Seperti aktivitas bertani ke ladang, pemerintahan, sekolah, aktivitas duduk bercengkrama di warung dan yang lainnya.

Salah seorang warga dan petani yang berada 10 KM dari puncak gunung, tepatnya di Jorong Batang Silasiah, Ulfa, mengatakan dirinya masih beraktivitas ke ladang seperti biasanya.

"Kita masih seperti biasa, masih ke ladang setiap harinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2024).

Namun, menurut Ulfa, terkadang masyarakat yang berada di ladang juga khawatir jika tiba-tiba Gunung Marapi erupsi.

Baca juga: Hewan Turun Saat Aktivitas Marapi di Sumbar Meningkat, Ahli: Hewan Sensitif Terhadap Perubahan Alam

"Kalau khawatir tentu khawatir. Tapi mau bagaimana lagi, cuma ladang ini mata pencaharian kita, jadi kita harus tetap ke ladang," katanya.

Salah seorang petani lainnya di Jorong Batang Silasiah, Riri, yang ditemui saat memetik cabe mengatakan hal yang senada. Ia terpaksa tetap ke ladang meskipun status Gunung Marapi meningkat.

"Ya mau bagaimana lagi, cuma ini sumber penghasilan kita, kita harus tetap ke ladang meskipun saat ini gunung naik status," katanya.

Namun, kata Riri, abu vulkanik yang disemburkan dari erupsi Gunung Marapi tidak terlalu banyak turun di sekitar ladang dan rumahnya.

"Untungnya abu tidak banyak turun kesini, bahkan bisa dibilang tidak ada. Mungkin lebih mengarah ke Sungai Pua atau Tanah Datar," ujarnya.

Baca juga: Pemukiman Terdekat Gunung Marapi Sumbar Berjarak 7 Km, Warga Diimbau Jangan Mendekat & Waspada

"Kita berharap abunya tentu jangan kesini, karena akan merusak tanaman kita dan menurunkan harganya ketika dijual," pungkasnya.

(TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved