NEWS

Erupsi Gunung Lewotobi Tutup 4 Bandara di NTT, Bantuan Disalurkan Lewat Jalur Darat dan Laut

Empat bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa ditutup sementara akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang menewaskan 10 orang.

Editor: Mona Triana
PVMBG
Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki, Senin (4/11/2024) pukul 01.27 Wita. 

TRIBUNPADANG.COM - Empat bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa ditutup sementara akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang menewaskan 10 orang. 

Penutupan ini dilakukan demi keselamatan penerbangan di wilayah terdampak abu vulkanik.

General Manager Airnav Cabang Kupang, I Nyoman Oka Wiraman, menyebutkan bahwa bandara yang ditutup sementara antara lain Bandara H Hasan Aroeboesman di Ende, Bandara Bajawa Soa di Kabupaten Ngada, Bandara Gewayantana di Flores Timur, dan Bandara Frans Seda di Maumere, Kabupaten Sikka.

Baca juga: Warga Flores Timur Harapkan Bantuan dan Kehadiran Presiden Pasca Letusan Gunung Lewotobi

Bantuan Dialihkan ke Jalur Darat dan Laut

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyampaikan bahwa pemerintah telah memulai upaya penanganan bencana bagi warga terdampak erupsi di Flores Timur. 

"Akses bantuan memang cukup sulit karena distribusi lewat udara terhambat. Bantuan akhirnya dialihkan melalui jalur laut dan darat," kata Pratikno dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Pratikno menambahkan, pemerintah akan mengaktifkan jalur logistik untuk mempercepat penyaluran bantuan bagi warga terdampak, serta terus mengupayakan tindakan pemulihan. 

Baca juga: Selain Lewotobi Laki-Laki, Gunung Ibu dan Semeru juga Erupsi Hari Ini, Lontarkan Abu 800 M ke Langit

"Kita berusaha semaksimal mungkin agar jalur logistik bisa aktif, supaya masyarakat tidak semakin kesulitan," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menyebutkan bahwa akses bantuan menuju wilayah terdampak akan semakin terbuka dalam beberapa hari ke depan. 

"Saat ini masih dalam kondisi darurat, namun dalam beberapa hari ke depan kami harap akses bantuan bisa terbuka sepenuhnya," jelasnya.

Sebagai informasi, Gunung Lewotobi Laki-Laki mengalami erupsi pada Minggu (3/11/2024) pukul 23:57 WITA, atau Senin (4/11/2024) pukul 00:57 WIB, yang menyebabkan abu vulkanik menyebar dan mengganggu aktivitas di wilayah sekitarnya. (Tribunnews)

 

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved