Prabowo Malu Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK: Apa Tidak Ingat Anak dan Istrinya?

Prabowo akui ikut merasa malu Wamenaker Immanuel Ebenezer ditangkap KPK, meski bukan kader Noel anggota Partai Gerindra.

Editor: Fitriana
Kolase Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden - Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
PRABOWO MALU - (Kiri) Prabowo tanggapi kasus Immanuel Ebenezer saat Pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025, Tangerang, Kamis (28/8/2025). (Kanan) Noel saat diperkenalkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3, Jumat (22/8/2025). 

TRIBUNPADANG.COM - Presiden Prabowo Subianto menanggapi ditangkapnya eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tanggapan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pembukaan Apkasi Otonomi Expo di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Noel bukanlah kader, melainkan baru berstatus sebagai anggota Partai Gerindra.

Kendati demikian, ia pun mengaku ikut merasa malu atas perbuatan Noel.

"Dia anggota, dia belum kader. Kalau kader itu ikut pendidikan. Aduh, dia enggak keburu ikut kaderisasi. Tapi tetap, tetap saya agak malu saya," kata Prabowo dilansir Kompas.com, Kamis (28/8/2025).

Noel menjadi orang pertama yang ditangkap KPK dari Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo.

Kepala Negara sendiri sudah memecat Noel usai KPK mengumumkan ketua relawan itu sebagai tersangka.

Prabowo menyatakan, penangkapan Noel terjadi setelah beberapa hari sebelumnya ia telah mewanti-wanti jajarannya.

Bahkan, imbauan itu disampaikannya dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada 15 Agustus 2025.

Baca juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Pakar Unand Singgung Isu ‘Bersih-bersih Orang Jokowi’

Saat itu, mantan Menteri Pertahanan (Menhan) ini bahkan menyatakan tidak akan melindungi anggota partai yang terlibat korupsi.

"Di MPR tanggal 15 Agustus, inget pidato saya? Saya katakan kalaupun ada anggota Gerindra yang melanggar, saya tidak akan lindungi. Eh, beberapa hari kemudian ada anggota Gerindra," ucap Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Prabowo mengungkapkan, wanti-wanti itu tidak disampaikannya sekali dua kali, melainkan sering kali di setiap kesempatan dan di setiap pidato.

Pesan untuk tidak korupsi dia sampaikan sejak sebelum ia dilantik menjadi Presiden pada 20 Oktober 2024 lalu.

"Pada saat saya dilantik, terus saya ingatkan semua lembaga bersihkan dirinya sebelum kau akan dibersihkan. Dan kau akan dibersihkan pasti," tuturnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyayangkan perbuatan Noel.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved