NEWS
Dampak Letusan Gunung Lewotobi di NTT: Jalan Trans Flores Diselimuti Abu Vulkanik, 9 Orang Tewas
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami letusan besar pada Minggu
TRIBUNPADANG.COM - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami letusan besar pada Minggu malam, 3 November 2024.
Akibatnya, ruas jalan Trans Flores yang menghubungkan Maumere dan Larantuka tertutup abu vulkanik tebal, sehingga mengganggu arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Hingga kini, material abu dan tanah masih menyelimuti jalan, menghambat kendaraan yang melintas.
Para pengendara yang melewati jalur ini diminta untuk berhati-hati, mengingat jarak pandang yang terbatas serta kondisi jalan yang licin.
Erupsi terjadi sekitar pukul 23.57 WITA dengan getaran kuat yang terekam di seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 47,3 mm dan berlangsung selama 24 menit.
Baca juga: Erupsi Gunung Lewotobi Tewaskan Biarawati Sr Nikolin Padjo, 9 Warga Flores Timur Meninggal Dunia
Meski kolom abu tak terlihat akibat kabut, suara dentuman dan gemuruh dari puncak gunung terasa hingga ke desa-desa terdekat.
Akibatnya, banyak warga sekitar mengalami kepanikan dan melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.
Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi di Pululera, gunung ini kini berada pada Status Level III atau Siaga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan warga untuk tidak mendekati area dalam radius 3,5 kilometer dari pusat erupsi, serta pada sektoral 4 km di sisi Utara-Timur Laut dan 5 km di arah Timur Laut.
Warga juga diminta tetap memakai masker untuk melindungi pernapasan dari abu vulkanik.

Letusan ini juga mengakibatkan kerugian besar di sektor pemukiman.
Laporan menyebutkan, sembilan orang tewas akibat hujan batu yang menerjang rumah warga di Desa Klatanlo, yang berjarak sekitar 5 kilometer dari kawah gunung.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan dari kepolisian, BPBD Flores Timur, dan para relawan, dengan beberapa korban berhasil ditemukan tertimbun material vulkanik.
"Kami terjebak di dalam rumah saat letusan terjadi, namun beberapa dari kami tetap memutuskan keluar dan mencari tempat aman meski hujan batu dan aroma belerang terasa menyengat," ujar salah seorang warga setempat.
Baca juga: Letusan Gunung Lewotobi Lakilaki di NTT Tewaskan 9 Orang, Warga Mengungsi Akibat Aroma Belerang
Warga terdampak abu diminta untuk tidak panik dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat. PVMBG dan BPBD NTT terus berkoordinasi untuk memantau aktivitas Gunung Lewotobi dan memastikan keselamatan masyarakat.
PVMBG juga mengingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai potensi banjir lahar di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. (TRIBUNFLORES)
Letusan Gunung Lewotobi
dampak erupsi Gunung Lewotobi
abu vulkanik Gunung Lewotobi
korban erupsi Gunung Lewotobi
jalan Trans Flores terganggu
Istri di Kutai Kartanegara Nekat Bakar Suami yang Sedang Tidur karena Kecanduan Judi Online |
![]() |
---|
Ketahuan Selingkuh, Istri di Cipayung Jakarta Timur Nekat Lindas Suami dengan Mobil |
![]() |
---|
Propam Polrestabes Medan Periksa Bripka Lila Astriza, Polwan yang Bikin Onar di Rumah Warga |
![]() |
---|
Debat Guru SD dan Murid Soal Sapi Makan Martabak Viral, Ini Fakta Uniknya |
![]() |
---|
VIRAL! Bocah 10 Tahun Diduga Curi Rp700 Ribu di Tangerang, Dianiaya dan Dipaksa Minum Miras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.