Kabupaten Solok
Didatangi Tim Penilai Kemenparekraf, Desa Wisata Danau Diateh Suguhkan Olahan Khas Alahan Panjang
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2024 resmi umumkan 50 ...
Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2024 resmi umumkan 50 desa terbaik di seluruh Indonesia.
Menparekraf Republik Indonesia, dalam keterangannya di akun Insatagramnya menyebut bahwa 50 desa ini adalah hasil seleksi dari 6016 desa wisata di seluruh Indonesia.
Salah satu desa yang masuk nominasi adalah Desa Wisata Danau Diateh Alahan Panjang dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Dalam peninjauan langsung oleh tim penilai dari Kemenparekraf, pengelola Desa Wisata Danau Diateh Alahan Panjang suguhkan berbagai macam makanan tradisional khas Alahan Panjang.
"Tidak hanya menyajikan pemandangan, kami juga sajikan makanan khas Alahan Panjang untuk tim penilai," kata Ketua Pengelola Desa Wisata Danau Diateh Alahan Panjang, Vega Dunia Surya, Rabu (21/8/2024).
Vega menyebut setidaknya pengelola mengidangkan kudapan seperti lemang hitam, ampiang dadiah, pinyaram, kue talam dan singgang untuk bisa dinikmati pengunjung yang datang.
"Itu ada beberapa makanan khas dari Alahan Panjang, tidak lupa kami juga menyediakan kopi khas Solok untuk minuman," ujar Vega.
Baca juga: 5 Partai di Sumbar Langsung Jalin Komunikasi Usai Putusan MK: Buruh, Garuda, PKN, PSI dan Gelora
Vega mengungkapkan, makanan dan minuman yanh disediakan merupakan olahan langsung masyarakat lokal Alahan Panjang.
"Ini semua masyarakat di sini yang buat dan tentu rasanya sangat otentik," imbuh Vega.
Vega juga mengungkapkan, nanti tim penilai akan disambut dengan tradisi makan bajamba khas Alahan Panjang.
"Kita akan makan bajamba dengan hidangan yang sudah disediakan oleh masyarakat Alahan Panjang," pungkas Vega.
_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News
| Video Beredar Luas di Medsos, Dua ASN Kominfo Solok Dinonaktifkan Bupati Jon Firman Pandu |
|
|---|
| Penindakan PETI di Solok Diduga Terendus Pelaku, Polisi Hanya Temukan Peralatan Penambang |
|
|---|
| Dapati Prediket Informatif, Bawaslu Kabupaten Solok Raih Penghargaan dari Bawaslu RI |
|
|---|
| Kematian Perempuan di Glamping Alahan Panjang Solok Masih Misterius, Keluarga Tolak Autopsi |
|
|---|
| Hasil Visum Luar Terkait Kematian Perempuan di Glamping Alahan Panjang, Tak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Lapak-dagang-makanan-dan-minuman-khas-Alahan-Panjang.jpg)