Berita Populer Padang
POPULER PADANG: Perbaikan Jalan ke Pantai Air Manis dan Kendala Transportasi Rendah Karbon
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan perbaikan sejumlah jalan berlubang di Kota Padang, termasuk jalan ke Pantai Air Manis Kota Pa
"Sampai akhir Juni, drainase sudah 62 lokasi yang dilakukan penangananya, baik pembersihan maupun pengangkatan sedimen," kata Tri Hardiyanto.
2. Urban Act Kampanyekan Transportasi Rendah Karbon di Padang, Dishub Terkendala di Anggaran
Integrated Urban Climate Action for Low-Carbon & Resilient Cities (Urban-Act) Indonesia mendorong agar Kota Padang menjadi percontohan dalam memperkuat aksi iklim, termasuk dalam hal transportasi rendah emisi karbon.
Diketahui, Urban-Act, merupakan Inisiatif Iklim Internasional (IKI) Jerman, proyek multi-mitra untuk memperkuat aksi iklim kolaboratif di kawasan Asia-Pasifik di lima negara: Tiongkok, India, Indonesia, Filipina, dan Thailand.
Fokusnya pada peningkatan kapasitas pemerintah kota untuk terlibat secara bermakna dalam dialog, aksi, dan implementasi perubahan iklim.
Hal ini diungkapkan Tong Liu, Head of Component Urban-Act China saat FGD analisis iklim potensi, Senin (22/7/2024) di Balai Kota Padang.
"Kami ingin mendengarkan apa kendala dalam pengoperasian Trans Pasang rendah karbon dan Kita carikan solusi yang terbaik," kata Tong Liu.
Baca juga: Jalan Pantai Air Manis Padang Sumbar akan Diperbaiki, Program Seratus Hari Kerja Pj Walikota
Urban Act juga hadir dengan mitra konsorsium diantaranya GIZ dan Shenzhen Bus Group Co yang telah menerapkan transportasi massal berupa bus listrik di Jepang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Ances Kurniawan mengatakan langkah yang dilakukan Urban Act di Kota Padang merupakan bagian dari kampanye global agar transportasi berbahan bakar fosil beralih ke listrik agar ramah lingkungan, rendah polusi udara maupun suara.
Menurutnya, kampanye ini sejalan dengan rencana pembangunan Pemko Padang yang akan mentransformasikan mobil Trans Padang menjadi mobil listrik.
Namun kendala utamanya, budget anggaran yang belum memadai untuk mewujudkan kebijakan tersebut.
"Apalagi kita butuh stasiun cas, ini sudah menjadi planing kita kedepan, kita bersyukur dengan kampanye untuk masyarakat kota Padang, bahwa perlu melangkah ke satu langkah lebih baik, agar lebih hemat, lebih efisiensi energi," katanya.
Baca juga: Pemko Padang Canangkan Program Pembangunan Berbasis Lingkungan dan Berketahanan Iklim
Menurut Ances, tantangan penganggaran anggaran untuk Trans Padang akan bertambah dan perlu sarana pendukung mewujudkan kebijakannya tersebut.
"Harus ada stasiun cas, biayanya tinggi, tidak hanya mobil bus kita tetapi juga mobil listrik di seluruh Kota Padang harus mengecas di stasiun ini supaya lebih efisien dan hemat. Perlu bergandengan dengan PLN," katanya.
Ances menambahkan tidak mungkin Pemko Padang mengalihkan semua mobil ke listrik, namun upaya ini tentu dilakukan secara bertahap.
"Semoga APBD nanti bisa mensuport rencana ini. Untuk Pengoperasian trans Padang tahun ini mencapai Rp 40 Miliar," katanya. (*)
| 3 Berita Populer Padang: Pemko Belum Terapkan WFH dan Polisi Bongkar Pengoplosan Gas Bersubsidi |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER PADANG: Kasus Perundungan Siswa, Groundbreaking Huntap dan Pengawasan Program MBG |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER PADANG: Harga Plastik Naik, Mobil Terjun ke Jurang dan Bongkar Stadion H Agus Salim |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER PADANG: Warga Huntara Belum Dapat Bantuan, Jadwa Kloter 1 Haji dan Huntap Mandiri |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER PADANG: Investigasi Kematian Karim, Perilaku Menyimpang dan WFH Bergiliran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sepi-air25.jpg)